Jelaskan Pembagian Iklim Matahari, Berikut Jawaban Lengkapnya
Merdeka.com - Iklim matahari adalah iklim yang didasarkan pada jumlah panas atau sinar matahari yang diterima di suatu wilayah. Jumlah panas matahari yang diterima di wilayah bumi tersebut dipengaruhi oleh garis lintang khatulistiwa. Dengan kata lain, semakin dekat suatu wilayah dengan garis khatulistiwa, semakin banyak jumlah sinar matahari yang diterima.
Intensitas sinar matahari tersebut tentu bergantung juga pada pergeseran semu harian matahari. Hal itulah yang membuat adanya perbedaan temperatur antar tempat di permukaan bumi. Selain itu, sumbu rotasi bumi yang memiliki kemiringan 23,5 derajat juga menyebabkan adanya variasi panas yang diterima berbagai wilayah di belahan bumi.
Berdasarkan teori di atas dapat disimpulkan bahwa semakin jauh dari garis khatulistiwa maka semakin besar sudut insiden sinar matahari. Berikut penjelasan mengenai pembagian iklim matahari dan ciri-cirinya yang dilansir dari Liputan6.com:
Mengenal Ciri-Ciri Iklim Matahari

©2016 NASA
Menurut pembagian iklim Matahari, permukaan Bumi terbagi menjadi empat kategori daerah iklim, yaitu:
• Iklim Tropis: 0-23,5 derajat LU/LS
• Iklim Subtropis: 23,5-40 derajat LU/LS
• Iklim Sedang: 40-66,5 derajat LU/LS
• Iklim Kutub: 66,5 - 90 derajat LU/LS
Adapun ciri iklim matahari memiliki beberapa karakteristik umum di antaranya:
• Didasarkan pada intensitas panas matahari yang diterima oleh suatu wilayah.
• Memiliki variasi ketinggian matahari.
• Memiliki permukaan tidak tegak lurus terhadap matahari, sehingga energi yang diterima tergantung pada ketinggian.
• Memiliki ketinggian matahari maksimum 90 derajat.
Pembagian Iklim Matahari
Pembagian iklim matahari dipengaruhi oleh posisi suatu wilayah terhadap matahari. Atau lebih mudahnya, iklim matahari didasarkan pada banyak dan sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh suatu wilayah. Berikut beberapa klasifikasi mengenai iklim matahari, di antaranya:
Iklim Subtropis
Iklim subtropis terdapat pada wilayah yang berada di garis lintang 23, 5 derajat sampai 35 derajat LU dan 23,5 derajat sampai 35 derajat LS. Wilayah beriklim subtropis berada tepat pada bagian utara atau atas dan bagian selatan atau bawah khatulistiwa.
Wilayah dengan iklim subtropis ini memiliki empat musim yang dialami setiap tahunnya, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Beberapa wilayah beriklim tropis, di antaranya Amerika Serikat, Asia Tengah, Asia Timur, Asia Barat, Afrika Utara, serta bagian wilayah Eropa, kecuali Skandinavia.
Adapun salah satu ciri-ciri iklim subtropis yaitu mempunyai perbedaan kondisi cuaca yang ekstrem. Selain itu, ada beberapa ciri-ciri iklim subtropis lainnya, di antaranya:• Memiliki pohon dengan daun lebar dan hijau pada musim dingin serta berguguran pada musim panas.
• Mempunyai perbedaan kondisi cuaca yang ekstrem.
• Memiliki tekanan udara yang relatif tinggi jika dibandingkan dengan iklim tropis.
• Memiliki jumlah atau jenis tumbuhan yang relatif sedikit.
• Memiliki kelembapan udara yang lebih rendah.
Iklim Dingin
Iklim dingin di bumi sendiri terdapat di wilayah kutub. Daerah iklim kutub ditandai dengan kurangnya musim panas. Setiap bulan dalam iklim kutub memiliki suhu rata-rata kurang dari 10 ° C (50 ° F).
Wilayahnya sendiri mencangkup lebih dari 20% bagian bumi. Sebagian besar wilayah ini jauh dari garis khatulistiwa, dengan ciri memiliki musim dingin sangat panjang dan musim panas sangat singkat. Iklim kutub terdiri dari musim panas yang dingin dan musim dingin yang sangat dingin, sehingga menghasilkan tundra tanpa pohon, gletser, atau lapisan es permanen atau semi permanen.
Iklim Tropis

©2019 Merdeka.com
Iklim tropis terdapat pada wilayah yang berada pada garis khatulistiwa atau pada garis lintang 23,5 derajat LU sampai 23, 5 derajat LS. Adapun suhu dari iklim tropis, yaitu di atas 18 derajat celcius atau 64 derajat fahrenheit.
Wilayah dengan iklim tropis sendiri memiliki dua musim, yakni musim kemarau dan musim penghujan. Biasanya, musim kemarau terjadi pada bulan Maret sampai Agustus.Sedangkan, musim penghujan terjadi pada bulan September sampai bulan Februari.
Ada beberapa negara yang beriklim tropis, di antaranya wilayah di Benua Amerika, Benua Asia, dan beberapa wilayah di timur tengah. Adapun ciri-ciri wilayah beriklim tropis, di antaranya:
• Memiliki curah hujan yang lebih tinggi dan lebih lama dibandingkan dengan iklim lainnya.• Mendapat cahaya matahari yang cukup besar setiap tahunnya.
• Memiliki suhu udara yang tinggi karena posisi matahari yang vertikal.
• Pergantian suhu udara yang normal dan tidak ekstrem.
• Memiliki tekanan udara yang rendah serta perubahan tekanan yang terjadi
Iklim Sedang
Iklim sedang atau hangat sendiri berada di wilayah dengan garis lintang tengah 35-66,5 LU dan 35 LS, dan 66,5 LS yang membentang antara tropis dan daerah kutub Bumi.Bukan hanya posisi latitudinal yang mempengaruhi perubahan suhu. Di wilayah beriklim sedang, arus laut, massa udara, benua, maritimitas, dan ketinggian juga merupakan faktor penentu.
• Ada banyak gerakan-gerakan udara siklonal, tekanan udara sering berubah-ubah, arah angin yang bertiup berubah-ubah tidak menentu, dan sering terjadi badai secara tiba-tiba.
• Amplitudo suhu tahunan lebih besar dan amplitudo suhu harian lebih kecil dibandingkan dengan yang terdapat pada daerah iklim tropis
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya