Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fungsi Tulang Betis pada Manusia, Jaga Selalu Kesehatannya

Fungsi Tulang Betis pada Manusia, Jaga Selalu Kesehatannya Ilustrasi kaki sakit. ©Shutterstock.com/mirana

Merdeka.com - Tulang betis atau fibula merupakan tulang panjang tipis yang terletak di bagian belakang bawah tungkai. Tulang yang berdampingan dengan tulang kering atau tibia ini memiliki peranan penting dalam menstabilkan pergelangan kaki dan mendukung otot-otot kaki bagian bawah.

Meskipun memiliki panjang yang sama dengan tulang kering, namun tulang betis lebih tipis dibandingkan dengan tulang kering. Oleh karena itu, kedua tulang ini memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain. Tulang kering berfungsi untuk menopang berat tubuh dari lutut hingga pergelangan kaki, sementara tulang betis memiliki fungsi dalam mendukung tulang kering.

Tak hanya itu, tulang betis juga memiliki fungsi penting lainnya. Lantas apa saja fungsi tulang betis? Simak penjelasannya berikut ini.

Fungsi Tulang Betis

ilustrasi kaki kram

©medicalnewstoday.com

1. Menopang Berat TubuhFungsi tulang betis yang pertama ialah menopang berat tubuh. Sehingga tulung betis tidak hanya berfungsi melindungi kaki saja, namun tulang betis juga mampu memberikan kekuatan pada otot saat bergerak.

2. Menjaga Keseimbangan TubuhTulang betis juga berfungsi dapat menjaga keseimbangan tubuh. Hal ini sangat diperlukan untuk memberi keseimbangan saat tubuh dalam keadaan bergerak maupun diam sekalipun.

3. Pembentukan Sel Darah MerahSelain dapat menjaga keseimbangan tubuh, fungsi tulang betis berikutnya ialah mampu membentuk sel darah merah. Oleh karena itu, kehadiran tulang betis sangat diperlukan untuk tubuh manusia.

Jenis Penyakit Tulang Betis

ilustrasi kaki kram

©medicalnewstoday.com

Jenis penyakit yang dapat menimbulkan bengkak pada betis dikenal sebagai sindrom kompartemen. Penyakit ini dapat terjadi akibat peningkatan tekanan di dalam kompartemen otor, sehinggga dapat memicu terjadinya cedera yang meliputi jaringan pembuluh darah, otot sendiri dan saraf.

Selain itu, juga ada cedera yang berada dari dua tulang terbesar penyusun betis atau dikenal tibia. Cedera tibia memiliki beberapa tipe, diantaranya:

1. Patah Tulang KeringPatah tulang kering merupakan kondisi yang terjadi apabila tibia mengalami patah menjadi beberapa bagian. Hal ini dapat dibedakan berdasarkan bentuknya, yaitu patah tulang terbuka dan tertutup.

Patah tulang terbuka adalah kondisi kulit betis terbuka dan robek. Sementara patah tulang tertutup merupakan kondisi dimana cedera tidak bisa dilihat dari luar, hal ini dikarenakan kulit yang melapisi tibia tidak terluka.

2. Bidai Tulang KeringBidai tulang kering merupakan kondisi dimana otot, tendon dan jaringan permukaan tulang kering mengalami peradangan. Umumnya cedera ini dirasakan ketika seseorang melakukan olahraga yang sebelumnya jarang berolahraga.

Cara Menjaga Kesehatan Tulang Betis

Tulang betis merupakan tulang panjang yang memiliki bentuk tipis. Sehingga hal ini mudah terkena cedera yang sering menimbulkan rasa nyeri. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan tulang betis diperlukan beberapa cara berikut ini:

1. Rutin mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan kalsium2. Minum air putih secara teratur3. Menjalankan aktivitas olahraga secara rutin4. Sebelum melakukan olahraga selalu biasakan untuk pemanasan terlebih dahulu5. Mengonsumsi buah-buahan, sayur-sayuran dan daging yang cukup

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP