6 Bahaya Tidur Terlalu Lama Saat Puasa, Tubuh Lemas Hingga Imunitas Menurun

Namun, jika kebiasaan tidur saat puasa dilakukan terlalu lama justru dapat menimbulkan berbagai efek kesehatan. Bahkan dikatakan, tidur lebih dari 9 jam dalam sehari dapat mengganggu sistem imunitas tubuh. Tentu saja hal ini akan memberikan pengaruh ke sistem kinerja tubuh lainnya.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
6 Bahaya Tidur Terlalu Lama Saat Puasa, Tubuh Lemas Hingga Imunitas Menurun
Ilustrasi tidur. ©2016 Merdeka.com

Saat ini seluruh umat muslim di dunia, termasuk Indonesia, tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Di awal-awal ibadah puasa seperti ini, tentu saja bukan suatu hal yang mudah. Di mana tubuh masih berusaha beradaptasi dan membiasakan diri dengan ritme ibadah puasa yang dijalankan.

Tidak heran jika di awal puasa, tubuh masih sering terasa lemas. Kemudian, rasa kantuk menjadi sering muncul sehingga timbul keinginan untuk tidur. Kegiatan tidur selama puasa memang baik dilakukan. Bahkan bagi sebagian orang, tidur dilakukan supaya waktu dapat berlalu dengan cepat. Dengan begitu, tidak terasa hanya menunggu beberapa jam waktu berbuka puasa akan tiba.

Namun, jika kebiasaan tidur saat puasa dilakukan terlalu lama justru dapat menimbulkan berbagai efek kesehatan. Bahkan dikatakan, tidur lebih dari 9 jam dalam sehari dapat mengganggu sistem imunitas tubuh. Tentu saja hal ini akan memberikan pengaruh ke sistem kinerja tubuh lainnya.

Lalu apa saja dan bagaimana bahaya tidur terlalu lama saat puasa. Dilansir dari Liputan6.com, berikut merangkum penjelasan lengkapnya untuk Anda.

Tubuh Lemas

Bahaya tidur terlalu lama saat puasa tentu saja dapat mengakibatkan kondisi tubuh yang lemas. Bukan tanpa alasan, kebiasaan tidur yang terlalu lama membuat tubuh lebih pasif. Akibatnya otot dan anggota tubuh lain tidak dapat bekerja secara optimal, sehingga tubuh akan mudah terasa lemas.

Bukan hanya itu, tidur terlalu lama juga membuat tubuh tidak dapat melakukan metabolisme dengan baik dan maksimal. Kondisi tubuh yang lemas secara otomatis membuat seseorang menjadi malas untuk melakukan berbagai kegiatan.

Padahal bulan Ramadan menjadi kesempatan baik bagi seluruh umat muslim untuk menambah amalan pahala dengan beribadah sebanyak-banyaknya.

Sistem Imun Tubuh Menurun

Selanjutnya, bahaya tidur terlalu lama selama berpuasa juga dapat menyebabkan turunnya sistem imun tubuh. Kebiasaan tidur berlebihan, membuat kondisi tubuh lemas akibat otot yang terlalu lama diistirahatkan.

Minimnya aktivitas tubuh ini dapat memberikan pengaruh pada sistem kekebalan tubuh itu sendiri. Di mana sistem kekebalan tubuh akan menurun dan mudah terserang penyakit.

Tidak heran jika penyakit flu menjadi lebih sering datang pada orang yang terlalu banyak tidur. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa aktivitas fisik seperti berolahraga ringan perlu dilakukan untuk menjaga tubuh tetap fit selama berpuasa.

Menaikkan Berat Badan

Bahaya tidur terlalu lama selama berpuasa yang tidak boleh disepelekan yaitu dapat menaikkan berat badan. Tanpa disadari, terlalu lama tidur dapat memicu meningkatnya kadar lemak dalam tubuh secara perlahan. Dengan begitu, berat badan menjadi lebih mudah naik hingga dapat menyebabkan obesitas.

Jika sudah mengalami gangguan tersebut, maka tubuh menjadi lebih rentan terserang berbagai penyakit. Lebih parah jika hal tersebut kemudian mengganggu sistem kerja hati dan organ vital lainnya.

Ini juga menjadi salah satu alasan, mengapa olahraga ringan perlu dilakukan selama berpuasa agar tubuh bisa tetap sehat dan bugar.

Risiko Depresi Meningkat

Bahaya tidur terlalu lama saat puasa ternyata juga dapat meningkatkan risiko depresi. Berdasarkan hasil studi, ditemukan bahwa tidur yang berlebihan mempunyai kaitan erat dengan gejala depresi dan kecemasan.

Apalagi jika kebiasaan tidur dilakukan lebih dari 10 jam sehari, maka hal tersebut akan semakin memperburuk kondisi kesehatan mental.

Hal ini tentu saja perlu dihindari. Meskipun saat berpuasa rasa kantuk sering kali datang dan mengganggu, sebaiknya lakukan kegiatan-kegiatan positif untuk mengisi waktu luang. Dengan begitu, kondisi tubuh dan kesehatan mental bisa terjaga dengan baik.

Kesehatan Jantung Terganggu

Bahaya tidur terlalu lama saat puasa juga tidak baik untuk kesehatan jantung. Berdasarkan sebuah penelitian, dikatakan bahwa tidur lebih dari 8 jam dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan jantung.

Bahkan seseorang yang mempunyai kebiasaan tidur berlebihan memiliki risiko terkena angina atau nyeri dada 2 kali lebih tinggi. Hal ini tidak lain disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke jantung.

Penelitian lain juga mendukung pernyataan ini, bahwa orang yang tidur lebih dari 9 jam mempunyai risiko 34 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung

Menurunkan Kinerja Otak

Terakhir, bahaya tidur terlalu lama saat puasa ternyata juga dapat berisiko menurunkan kinerja otak. Dikatakan bahwa seseorang yang mempunyai kebiasaan tidur lebih dari 9 jam dapat berpengaruh pada terganggunya sistem kognitif dan kinerja otak.

Sebalinya, jika kebutuhan tidur tercukupi selama 7 jam dapat memberikan beberapa manfaat positif bagi organ otak. Di mana kinerja otak menjadi lebih baik dan sistem kognitif dapat bekerja secara optimal.

Rekomendasi