Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Pantangan Makanan Setelah Operasi, Makanan Pedas hingga Daging Berlemak

5 Pantangan Makanan Setelah Operasi, Makanan Pedas hingga Daging Berlemak

5 Pantangan Makanan Setelah Operasi, Makanan Pedas hingga Daging Berlemak

Beberapa makanan dinilai dapat memperburuk gejala setelah operasi.

Setelah mendapatkan tindakan operasi, tentu pasien yang sakit menerima beberapa pantangan makanan yang perlu dihindari. Masing-masing penyakit pun memiliki pantangan makanan yang berbeda-beda.

Namun, terdapat beberapa pantangan makanan setelah operasi yang secara umum perlu dihindari. Beberapa makanan ini dinilai dapat memperparah gejala gangguan setelah operasi. Seperti mual, muntah, hingga sembelit atau susah buang air besar.

Berikut, berbagai pantangan makanan setelah operasi dan makanan yang dianjurkan, perlu disimak.

Pantangan Makanan

Pantangan Makanan

Pertama, akan dijelaskan beberapa pantangan makanan setelah operasi.

Setelah menjalani operasi, terdapat beberapa makanan yang sebaiknya dihindari untuk membantu pemulihan tubuh. Berikut adalah larangan makanan setelah operasi:

1. Keju, daging berlemak, dan jeroan: Makanan-makanan ini mengandung lemak jenuh yang sulit dicerna oleh tubuh. Lemak tersebut dapat memperlambat proses penyembuhan dan memicu peradangan. Oleh karena itu, sebaiknya menghindari konsumsi keju, daging berlemak, dan jeroan.

2. Gorengan: Gorengan tinggi lemak trans dan kalori. Lemak trans dapat menyebabkan inflamasi dalam tubuh dan menghambat proses penyembuhan luka pasca operasi. Maka dari itu, hindarilah makanan gorengan seperti kentang goreng, ayam goreng, dan sejenisnya.

3. Makanan cepat saji, olahan, dan instan: Jenis makanan ini mengandung bahan tambahan seperti pengawet, perasa, atau pewarna yang dapat memperlambat proses pemulihan tubuh. Selain itu, makanan cepat saji dan olahan umumnya memiliki kandungan garam yang tinggi, yang dapat menyebabkan retensi cairan dan memicu pembengkakan pasca operasi.

4. Makanan pedas: Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung dan memperburuk gejala gangguan pencernaan seperti mual, muntah, atau diare, yang sering dialami setelah operasi. Maka dari itu, sebaiknya menghindari makanan yang pedas agar tidak memperburuk kondisi pencernaan.

Menghindari makanan-makanan di atas akan membantu tubuh dalam proses penyembuhan pasca operasi. Penting juga untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan panduan nutrisi yang tepat pasca operasi, sesuai dengan kondisi dan jenis operasi yang telah dilakukan.

Makanan yang Dianjurkan

Makanan yang Dianjurkan

Setelah mengetahui pantangan makanan setelah operasi, berikutnya akan dijelaskan makanan yang dianjurkan.

Setelah operasi, penting untuk makan makanan yang dapat membantu dalam proses pemulihan. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang dianjurkan:

1. Protein: Protein adalah bahan bangunan utama tubuh dan sangat penting untuk pemulihan jaringan. Pilih sumber protein yang sehat seperti daging tanpa lemak, ikan, ayam tanpa kulit, telur, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.

2. Buah dan Sayuran: Buah-buahan dan sayuran kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan yang penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan. Berbagai warna buah dan sayuran juga memastikan Anda mendapatkan beragam nutrisi.

3. Karbohidrat Kompleks: Karbohidrat kompleks seperti roti gandum, nasi merah, dan sereal oat dapat memberikan energi bertahap dan memperbaiki cadangan energi tubuh yang terkuras akibat proses pemulihan.

4. Lemak Sehat: Asam lemak omega-3 dan lemak tak jenuh tunggal dalam minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan membantu mengurangi peradangan dan mendukung fungsi otak serta sistem saraf.

5. Cairan: Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih, jus buah tanpa gula tambahan, kaldu rendah lemak, dan teh herbal. Cairan membantu menjaga hidrasi, memperlancar pencernaan, dan membantu dalam proses penyembuhan.

6. Makanan Kaya Serat: Serat membantu memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit yang umum terjadi setelah operasi. Sumber serat yang baik termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan.

7. Makanan Tinggi Antioksidan: Antioksidan membantu melawan radikal bebas dan peradangan, yang dapat meningkatkan proses penyembuhan. Buah-buahan beri, sayuran berdaun hijau, dan kacang-kacangan adalah beberapa contoh makanan tinggi antioksidan.

8. Suplemen: Terkadang, dokter mungkin merekomendasikan suplemen tertentu untuk membantu mempercepat pemulihan, seperti suplemen zat besi untuk mengatasi anemia pasca operasi.

Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menyesuaikan rekomendasi makanan dengan kebutuhan spesifik Anda setelah operasi. Mereka akan dapat memberikan panduan yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan jenis operasi yang Anda jalani.

Tips Luka Cepat Kering

Tips Luka Cepat Kering

Selain pantangan makanan, Anda juga perlu menjaga luka bekas jahitan operasi agar cepat kering.

Berikut beberapa tips yang bisa membantu:

1. Bersihkan dengan Lembut: Pastikan untuk membersihkan luka dengan lembut menggunakan air hangat dan sabun ringan. Hindari menggosok luka terlalu keras karena hal ini dapat menyebabkan iritasi.

2. Jaga Kering dan Bersih: Pastikan area sekitar luka tetap kering. Luka yang lembap dapat menyebabkan infeksi dan menghambat proses penyembuhan. Juga, hindari pakaian yang terlalu ketat atau gesekan yang berlebihan pada area luka.

3. Gunakan Pembalut atau Perban: Untuk melindungi luka dari kontaminasi dan gesekan, Anda bisa menggunakan pembalut atau perban steril. Ganti pembalut atau perban secara teratur sesuai dengan petunjuk dokter.

4. Hindari Paparan Langsung Matahari: Paparan sinar matahari langsung dapat mengiritasi luka dan memperburuk bekas jahitan. Selalu lindungi luka dengan pakaian atau perban jika Anda harus berada di bawah sinar matahari langsung.

5. Jaga Nutrisi yang Baik: Konsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi seperti protein, vitamin C, dan zat besi. Nutrisi yang cukup akan membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

6. Hindari Asap Rokok dan Alkohol: Asap rokok dan alkohol dapat mengganggu proses penyembuhan luka dan membuatnya sulit untuk kering. Hindari paparan kedua faktor tersebut selama proses penyembuhan.

7. Perhatikan Tanda-tanda Infeksi: Jika Anda melihat tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, pembengkakan, keluarnya cairan berwarna kuning atau hijau dari luka, atau nyeri yang meningkat, segera hubungi dokter.

8. Ikuti Petunjuk Dokter: Penting untuk mengikuti petunjuk dokter dengan teliti. Ini termasuk menjaga kebersihan luka, mengonsumsi obat sesuai resep, dan melakukan perawatan tambahan yang mungkin diperlukan.

10 Makanan yang Semakin Membuat Lapar saat Dimakan, Harus Dihindari saat Perut Kosong

10 Makanan yang Semakin Membuat Lapar saat Dimakan, Harus Dihindari saat Perut Kosong

Makanan tertentu ternyata justru bisa membuat perut menjadi lapar.

Baca Selengkapnya
Pertolongan Pertama yang Perlu Dilakukan saat Keracunan Makanan

Pertolongan Pertama yang Perlu Dilakukan saat Keracunan Makanan

Keracunan makanan perlu ditangani dengan cepat dan benar.

Baca Selengkapnya
6 Makanan yang Bisa Mencegah Lemas dan Ngantuk setelah Makan Siang

6 Makanan yang Bisa Mencegah Lemas dan Ngantuk setelah Makan Siang

Banyak orang merasa lemas dan ngantuk setelah makan siang sehingga aktivitas atau pekerjaan terganggung.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
11 Makanan yang Bisa Berdampak Buruk dan Harus Dihindari Penderita GERD

11 Makanan yang Bisa Berdampak Buruk dan Harus Dihindari Penderita GERD

Sejumlah makanan dan minuman bisa memperburuk kondisi GERD yang dialami seseorang.

Baca Selengkapnya
5 Penyedap Masakan Berbahan Dasar Udang, Cita Rasanya Gurih dan Bikin Masakan jadi Sedap

5 Penyedap Masakan Berbahan Dasar Udang, Cita Rasanya Gurih dan Bikin Masakan jadi Sedap

Selain dinikmati segar, udang sering diolah menjadi berbagai bentuk penyedap untuk memberikan cita rasa gurih pada masakan.

Baca Selengkapnya
Penyebab Cegukan setelah Makan, Konsumsi Makanan Pedas hingga Menelan Terlalu Cepat

Penyebab Cegukan setelah Makan, Konsumsi Makanan Pedas hingga Menelan Terlalu Cepat

Cegukan dapat terjadi kapan saja, termasuk terjadi setelah makan.

Baca Selengkapnya
Cara Memasak Tahu untuk Asam Lambung Naik, Bisa Jadi Makanan Lezat dan Lebih Sehat

Cara Memasak Tahu untuk Asam Lambung Naik, Bisa Jadi Makanan Lezat dan Lebih Sehat

Tahu merupakan opsi makanan yang bersahabat bagi individu yang mengalami masalah asam lambung apabila diproses dengan cermat.

Baca Selengkapnya
11 Makanan dan Minuman yang Bagus untuk Maag, Pilihan yang Aman dan Berkhasiat

11 Makanan dan Minuman yang Bagus untuk Maag, Pilihan yang Aman dan Berkhasiat

Meskipun obat maag dapat menjadi solusi pertama, selektivitas dalam memilih asupan harian juga memainkan peran penting dalam meredakan gejala sakit maag.

Baca Selengkapnya
7 Makanan yang Sebaiknya Jangan Disantap di Atas Jam 7 Malam

7 Makanan yang Sebaiknya Jangan Disantap di Atas Jam 7 Malam

Berikut ini adalah jenis makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi pada malam hari.

Baca Selengkapnya