Usai salat Ashar berjemaah, pendemo Ahok balik kanan
Merdeka.com - Ribuan orang yang mewakili sejumlah elemen, berunjuk rasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta. Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, terkait ucapannya soal Surah Al Maidah.
Di sela aksinya, massa melakukan salat Ashar berjemaah dengan imam, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Shihab, dengan memakai ruas jalan Medan Merdeka Selatan. Sebagai imam, Rizieq mengambil posisi di atas mobil komando.
"Kita akhiri aksi unjuk rasa hari ini dengan salat Ashar, silakan membentuk saf salat dengan tertib," kata Rizieq, Jumat (14/10).
Setelah selesai Salat Ashar massa kemudian membubarkan diri mereka dengan tertib.
Sebelumnya massa mengucapkan petisi ormas Islam. Petisi itu berisi agar penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan segera memproses Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) karena diduga telah melakukan menistakan agama. Berikut isi petisi tersebut:
Petisi Dewan Islam
Sehubungan dengan terbitnya sikap keagamaan MUI dan menyatakan Ahok telah menistakan Islam dan menjadi Alquran serta meledek ulama umat Islam
Maka para habib, para ulama, dan tokoh Islam, semua yang tergabung alam Aksi Bela Islam meminta para penegak hukum, harus segera dan cepat memproses hukum Ahok terkait penodaan agama tanpa intervensi pihak manapun.
Jika sampai aparat tidak memberikan respon apapun, maka hukum Islam harus ditegakkan, baik secara bersama-sama ataupun secara sendiri-sendiri, yakni hukuman mati.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya