PT Transportasi Jakarta kembali mengoperasikan Halte Bus Rapid Transit (BRT) Kuningan Timur, Jakarta Selatan, mulai hari ini, Jumat (18/6).
Direktur Utama PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo menyampaikan, halte itu sebelumnya menggunakan halte sementara karena ada pembangunan kereta ringan Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek.
"Mulai hari ini, Halte Kuningan Timur sudah bisa pindah ke halte permanen dan siap beroperasi melayani pelanggan kembali," ujar Jhony dalam keterangannya, Jumat (18/6).
Saat ini, kata Jhony, telah ada 5 dari 7 halte BRT terdampak proyek LRT Jabodetabek yang siap kembali dioperasikan.
Selain itu, dia memastikan semua halte yang sudah beroperasi menerapkan ketat protokol kesehatan, seperti dilengkapi tanda jarak aman di lantai dan bangku tunggu pelanggan di halte, pengukuran suhu tubuh jelang memasuki area halte, ketersediaan westafel portable dan hand sanitizer, hingga vanding machine untuk proses pembelian tiket.
"Selain itu, pelanggan bisa menikmati berselancar di dunia maya menggunakan fasilitas Wi-fi berkecepatan tinggi, tanpa bayar, dan tanpa batas kuota di seluruh halte-halte kami, sambil menunggu kedatangan bus yang bisa dilacak menggunaan aplikasi TUE. Harapannya, pelanggan bisa mendapatkan perjalanan menyenangkan bersama Transjakarta," pungkasnya
Adapun halte Kuningan Timur akan melayani rute sebagai berikut:
Arah Ragunan:
1. Ragunan-Halimun (Koridor 6)
2. Ragunan - Monas via Kuningan (Koridor 6A)
3. Lebak Bulus - Senen (6H)
4. Manggarai - Blok M (6M)
5. Puri Beta-Kuningan (13E)
6. Stasiun Tebet - Mega Kuningan (6C)
7. Pulo Gadung - Patra Kuningan (4D)
Arah Dukuh Atas:
1. Ragunan - Halimun (Koridor 6)
2. Ragunan - Monas via Kuningan (Koridor 6A)
3. Lebak Bulus - Senen (6H)
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Delvira Hutabarat