Reklamasi sebabkan banjir rob di Tangerang, Ahok ogah debat
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak ingin berdebat soal reklamasi 17 pulau di teluk ibu kota. Sebab menurutnya pembahasan itu tengah dilakukan oleh tim gabungan kementerian yang dikomandani Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, banjir rob yang terjadi di Tangerang bukan berarti kesalahan dari pengerukan laut di utara Jakarta. Sebab tidak mungkin sistem lautan sama seperti akuarium yang diisi tanah akan penuh.

Banjir rob di Tangerang ©2016 merdeka.com/arie basuki
"Sudahlah gak usah berdebat, kamu baca tulisannya Emil Salim. Itu teori dari mana nguruk di laut terus naik. Kamu kira akuarium pasang terus naik airnya," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/10).
Sebelumnya, adanya genangan akibat banjir rob (ombak pasang) di RT 03/RW 01 Dadap, Tangerang, Rabu (12/10). Warga setempat mengeluhkan dampak adanya proyek reklamasi Pulau D yang menyebabkan genangan rob tidak surut hingga lebih dari seminggu.
Bahkan, ada pedagang melintasi genangan banjir rob di RT 03/RW 01 Dadap, Tangerang, Rabu (12/10). Akibat banjir rob ini aktivitas warga menjadi terganggu. Warga mencuci peralatan masak menggunakan genangan air akibat banjir rob yang masih melanda. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya