Pengeroyok Aktivis KAMMI Anggota TNI AU, Kasus Ditangani Polisi Militer Lanud Halim Perdanakusuma

Peristiwa itu bermula saat korban mengaku diklakson berulang kali oleh orang tidak dikenal dan berseragam lengkap TNI di kawasan Fly Over, Pondok Kopi Jaktim.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Pengeroyok Aktivis KAMMI Anggota TNI AU, Kasus Ditangani Polisi Militer Lanud Halim Perdanakusuma
Pengeroyok Aktivis KAMMI Anggota TNI AU, Kasus Ditangani Polisi Militer Lanud Halim Perdanakusuma (Merdeka.com)

Peristiwa itu bermula saat korban mengaku diklakson berulang kali oleh orang tidak dikenal dan berseragam lengkap TNI di kawasan Fly Over, Pondok Kopi Jakarta Timur.

Aktivis Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Rizki Agus Saputra (26) mengaku menjadi korban pengeroyokan anggota TNI pada Jumat (15/12). Pelaku merupakan anggota TNI AU.


Kasus pengeroyokan tersebut dibenarkan Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Dapondam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar.

"Betul, pelakunya anggota TNI AU," kata Hamdie saat dikonfirmasi, Minggu (17/12).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kasus tersebut telah masuk dalam proses penyelidikan berdasarkan laporan STTL/40/XII/2023. Kasus tersebut ditangani Satuan Polisi Militer Lanud Halim Perdana Kusuma.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hamdie menyebut dugaan awal motif pengeroyokan perselisihan di jalan raya.

Sebelumnya diberitakan, aktivis Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Rizki Agus Saputra (26) diduga menjadi korban pengeroyokan anggota TNI. Peristiwa itu bermula saat korban mengaku diklakson berulang kali oleh orang tidak dikenal dan berseragam lengkap TNI di kawasan Fly Over, Pondok Kopi Jakarta Timur.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pengeroyokan itu terjadi di kawasan jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur. Anggota TNI diduga pelaku berperan memegang, memukul korban dan juga memprovokasi.

Rekomendasi