Koalisi Pejalan Kaki Protes Trotoar Depan Kedubes AS Bertahun-tahun Ditutup

Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus mengatakan, pihaknya sudah memprotes penutupan trotoar tersebut sejak era Gubernur Joko Widodo (Jokowi). Namun sampai sekarang, penutup trotoar masih juga belum dibuka.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Koalisi Pejalan Kaki Protes Trotoar Depan Kedubes AS Bertahun-tahun Ditutup
Trotoar Depan Kedubes AS Ditutup. ©2023 Merdeka.com

Koalisi Pejalan Kaki menyorot penutupan trotoar di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Padahal sedianya trotoar adalah fasilitas umum dapat diakses seluruh masyarakat.

Penutupan merdeka.com, Selasa (6/6), trotoar yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan itu diberi pagar dan kawat besi. Sementara di sisi, di Jalan Ridwan Rais, trotoar ditutup dengan pembatas beton.

Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus mengatakan, pihaknya sudah memprotes penutupan trotoar tersebut sejak era Gubernur Joko Widodo (Jokowi). Namun sampai sekarang, penutup trotoar masih juga belum dibuka.

"Padahal AS kan menganut kota yang workable city ramah bagi pejalan kaki kenapa sih seeksklusif itu trotoarnya padahal itu ruang publik loh," kata Alfred saat dikonfirmasi, Selasa (6/6).

Alferd menyesalkan Pemprov DKI yang belum juga mengambil tindakan atas permasalahan tersebut. Padahal jelas bahwa trotoar adalah fasilitas umum untuk kepentingan publik.

"Kalaupun Pj Gubernur tidak sanggup, sampaikan ke Kemenlu biar Kemenlu yang berkomunikasi apa iya juga harus Presiden yang turun tangan ngurusin begini," ujar Alfred.

Rekomendasi