Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Joko Agus Setyono buka suara terkait wacana Formula E 2024 yang akan digelar malam hari. Joko berharap, konsep night race tersebut dapat terealisasikan tahun depan. Meski demikian, ia menyebut balapan di malam hari lebih boros dibandingkan di siang hari.
"Mudah-mudahan ya (nigh race). Lebih boros tapi lampunya," kata Joko kepada wartawan usai menyaksikan Formula E 2023 di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Minggu (4/6).
Tak hanya itu, Joko juga menyebut bahwa balapan tahun depan akan dilaksanakan di Ancol lagi.
"Ini kan infrastruktur sudah dibuat di sini (Ancol). Ya kita mungkin di sini lagi," tambah Joko.
Advisor Formula E Jakarta Irawan Sucahyono mengatakan, Jakarta E-Prix 2024 akan mengusung konsep night race atau balapan pada malam hari.
"Tahun depan rencananya kita malam," kata Irawan saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Nantinya, kata Irawan, ahli pencahayaan akan berdiskusi dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada Jumat (2/6).
"Jadi nanti hari Jumat ahli lighting Formula E. Sebetulnya ahli lighting ini untuk Formula 1 dan Formula e ke Jakarta, untuk diskusi dengan kita" tambah Irawan.
Advertisement
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo pun mengaku setuju dengan usulan night race tersebut.
"Masukannya untuk tahun depan, katanya mau dibikin versi night race-nya. Saya kira itu sangat cocok, kurang keringetannya," kata Dito sambil tertawa, usai menonton Formula E 2023 di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta Utara, Minggu (4/6).
Dito menilai, balapan di malam hari lebih seru dibandingkan diadakan di siang hari.
"Lebih seru secara cinematic (pengambilan gambar) dan juga lighting-nya ya," tambah Dito.