Masih Ada Posisi Eselon II Kosong, Heru Budi Komunikasi ke DPRD soal Lelang Jabatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berjanji akan memberitahu DPRD terkait lelang jabatan eselon II yang posisinya kosong hingga saat ini.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Masih Ada Posisi Eselon II Kosong, Heru Budi Komunikasi ke DPRD soal Lelang Jabatan
Pj Gubernur DKI hadiri silaturahmi dengan anggota DPRD. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berjanji akan memberitahu DPRD terkait lelang jabatan eselon II yang posisinya kosong hingga saat ini.

Sebagai informasi, Heru merombak 20 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI pada 21 Maret lalu. Pelantikannya digelar secara tertutup di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta.

"Nanti akan kita infokan ke Komisi A (DPRD) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Gampang lewat BKD," kata Heru kepada wartawan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5).

Adapun total jabatan untuk eselon II yang kosong adalah 12 posisi dan lelang direncanakan dilakukan pekan depan.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Karyatin Subiantoro, mengatakan pihaknya selaku mitra kerja mengaku tak tahu Heru melakukan rotasi jabatan pada pegawai eselon II Selasa (21/3) lalu. Karyatin mengaku mendengar perombakan yang terjadi dari pihak lain.

"Kami selaku mitra kerja Pak Gubernur tidak pernah dikasih tahu akan adanya proses-proses itu. Jangankan prosesnya, berita akan ada pelantikan saja justru kami mendapatkan beritanya bukan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang memang melakukan tugas-tugas itu. Tapi justru dari orang lain. Kan ini sangat disayangkan," kata Karyatin kepada medeka.com, Rabu (29/3).

Karyatin juga menyayangkan pelantikan tersebut dilakukan secara tertutup. Bahkan, pihaknya tak ada yang diundang.

"Padahal kami Komisi A adalah mitra kerja eksekutif terkait kepegawaian. BKD ada di Komisi A. Sangat disayangkan. Tidak sekadar dadakan (pelantikannya), semacam kucing-kucingan. Sama orang kami saja enggak diundang," tambah Karyatin.

Rekomendasi