Inspektur Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat mengungkapkan, pejabat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) yang anaknya pamer kekayaan di media sosial sudah dinonaktifkan sementara dari jabatannya.
Pejabat yang dimaksud adalah Kepala Seksi Peningkatan Kualitas Perumahan dan Kawasan Permukiman Suku Dinas PRKP Jakarta Utara Selvy Mandagi.
“Sudah dinonaktifkan sementara saja,” kata Syaefulloh kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (3/5).
Syaefulloh juga mengatakan, hasil sementara terhadap pemeriksaan Selvy sudah ada. Kemudian, ia juga sudah mengingatkan secara terus menerus kepada Selvy agar menerapkan hidup sederhana.
“Ya memang hasil (pemeriksaan) sementara sudah ada dan kita sudah mengingatkan yang bersangkutan karena kan yang flexing, yang upload itu bukan Selvy tapi anaknya. Kita sudah ingatkan untuk terus menerapkan hidup sederhana pada integritas dan sebagainya,” tambah Budi.
Lebih lanjut, Syaefulloh membuka opsi untuk kembali melakukan pemanggilan terhadap Selvy guna menggali pernyataan lebih dalam.
“Sangat memungkinkan (dipanggil lagi) karena kita kan perlu hati-hati,” tambah Syaefulloh.
Advertisement
Pamer Nginap di Hotel Mewah
Sebelumnya, anak dari Selvy kedapatan kerap memamerkan kekayaannya di media sosial. Hal itu diunggah akun Twitter @PartaiSocmed.
Dalam unggahan tersebut, Selvy diduga menginap di hotel mewah seharga Rp27 juta per dua malam. Tak hanya itu, anak Selvy Mandagi juga turut pamer saat membeli mobil mewah merek Mazda 3 seharga Rp500 juta.
Kemudian, terdapat foto-foto Selvy dan keluarga yang kompak memakai tas dan sepatu mewah dengan warna dan motif senada.
Tas yang mirip dengan yang dimiliki Selvy memiliki harga 1.450 euro atau sekitar Rp23,7 juta. Sedangkan untuk sepatunya, diduga seharga 859 euro atau Rp14 juta.