Polsek Penjaringan menangkap dua dari tiga orang yang melakukan pemalakan terhadap sopir pikap, di Jembatan 3, Penjaringan, Jakarta Utara, beberapa hari lalu.
Kapolsek Penjaringan Kompol Bobby Danuardi mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap yakni RP dan MI. Sementara K masih dalam pengejaran.
"Aksi RP (33), MI (38), dan K (DPO) sangat meresahkan, sempat viral di dunia maya," kata Bobby dalam keterangannya, Kamis (6/4).
Adapun kronologi kejadian, berawal dari dua korbannya yaitu DL dan AM pada Selasa (4/4) siang lalu. Dihampiri oleh tiga pelaku RP, MI, dan K untuk dimintakan uang.
"Korban dimintai uang, dikasi Rp2000 tapi para pelaku meminta tambahan sembari mengeluarkan pisau cutter dan mengancam 'udah loe diem aja dari pada gua tusuk terus gua ambil semua barang lo," ujar Bobby menirukan ancaman pelaku.
Dengan memakai ancaman, bahkan para pelaku juga sempat mencoba merampas HP korban namun gagal. Karena insiden ini telah meresahkan, sehingga anggota unit Reskrim Polsek segera meringkus para pelaku.
"Mereka (para pelaku) Sempat merampas Hp namun tidak berhasil. Alhamdulilah, pada Rabu (5/4/2023) siang para pelaku berhasil kami amankan. Sedang yang seorang lagi pelaku K masih dalam pengejaran kami," ujarnya.
Selain pelaku, anggota Unit Reskrim Polsek Penjaringan juga turut menyita barang bukti 1 cutter dan tas pinggang.
"Ada barang bukti juga kami amankan," katanya.
Akibat perbuatannya, para pelaku pemalakan yang viral di Jembatan 3, Penjaringan dijerat dengan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.
Sebelumnya, sebuah video merekam aksi pemalakan yang dilakukan tiga orang pria terhadap sopir pikap. Disebut kejadian itu berlangsung di kawasan Jalan Jembatan Tiga, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (4/4).
Dalam video itu, terlihat ada satu orang berada di sisi kanan mobil. Sementara pada sisi kiri, terdapat dua orang yang terlihat seperti hendak merampas sesuatu dari dalam mobil.
Salah satu pelaku memasukkan setengah badannya ke kaca mobil pikap tersebut. Meskipun, satu sisi sopir mobil pikap berwarna hitam itu terlihat melawan, namun dihalang-halangi oleh pelaku.