Update Korban Kebakaran Plumpang: 33 Warga Meninggal Dunia dan 11 Orang Dirawat

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengungkapkan, sejak Kamis (16/2) pukul 18.00 WIB, sudah tidak ada pengungsi di posko pengungsian yang disediakan.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Update Korban Kebakaran Plumpang: 33 Warga Meninggal Dunia dan 11 Orang Dirawat
Pengungsian Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang. ©2023 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperbarui data terkini penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara. Hingga Jumat (24/3), jumlah korban meninggal menjadi 33 jiwa.

"Total korban meninggal sebanyak 33 orang. Sedangkan, sebanyak 11 orang masih dalam penanganan tim medis di satu rumah sakit," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam rilis resminya, Jumat (24/3).

Dia mengungkapkan, sejak Kamis (16/2) pukul 18.00 WIB, sudah tidak ada pengungsi di posko pengungsian yang disediakan.

“Selama penanganan bencana tersebut, kami bersinergi dengan berbagai pihak untuk menyalurkan berbagai bantuan yang terdiri dari makanan, pakaian, obat-obatan dan berbagai kebutuhan dasar lainnya. Hal ini adalah upaya kami untuk memastikan pelayanan terbaik dan optimal untuk para korban,” ujarnya.

Isnawa menjelaskan, layanan kependudukan di lokasi pengungsian, telah melayani 442 layanan untuk cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP), cetak Kartu Keluarga (KK), pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD), permohonan akta kelahiran dan kematian, serta konsultasi.

"Selain itu, berbagai bantuan untuk korban dan pengungsi telah diberikan, bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Sosial (Dinsos), serta layanan kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes)," tutupnya.

Rekomendasi