Komisi III DPR menyetujui Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Keputusan diambil dalam rapat pleno usai uji kelayakan dan kepatutan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10).
Nama Suyudi lebih dulu diusulkan Presiden Prabowo Subianto melalui surat yang dikirim ke DPR pada Rabu (30/9). Surat itu berisi usulan pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sekaligus pengangkatan Kapolri baru.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini meniti karier panjang di bidang reserse dan penyidikan. Ia pernah bertugas di Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, sejumlah kewilayahan, hingga memimpin BNN sebelum diajukan sebagai calon tunggal Kapolri.
Saat menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya pada 2019, Suyudi menangani kembali beberapa perkara yang sebelumnya belum tuntas, termasuk kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan pada 2017.
Masih di periode yang sama, jajarannya mengusut serangkaian penyiraman air keras di Jakarta Barat dan menangkap seorang tersangka bernama Vindra Yuniko.
Kasus pembunuhan suami dan anak tiri di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, juga ditangani saat Suyudi memimpin Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Polisi saat itu menetapkan Aulia Kesuma—istri korban—sebagai salah satu dari tujuh tersangka.
Pada 2020, kepolisian menggerebek sebuah klinik di kawasan Kemang yang diduga melakukan penyuntikan stem cell tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Di tahun yang sama, Subdirektorat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan tujuh orang terkait perkara penipuan kartu kredit.
Advertisement
Jejak Suyudi Ario Seto di Polda Banten
Pengalaman Suyudi dalam menangani perkara kriminal berlanjut saat ia dipercaya memimpin Polda Banten.
Pada Januari 2025, terjadi penembakan terhadap bos rental mobil di Tangerang yang menyita perhatian publik. Peristiwa ini menjadi sorotan setelah korban meninggal dunia dan muncul persoalan terkait penanganan laporan dari pihak pemilik kendaraan rental.
Menindaklanjuti hal tersebut, Suyudi memutasi Kapolsek Cinangka AKP Asep Iwan beserta dua anggota lainnya karena persoalan profesionalitas dalam penerimaan laporan pemilik rental.
Advertisement
Operasi Narkotika Lintas Negara Saat Memimpin BNN
Pada Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom. Sebulan kemudian, pangkatnya naik dari Inspektur Jenderal (Irjen) menjadi Komisaris Jenderal (Komjen).
Tidak lama setelah memimpin BNN, ia terlibat dalam pengungkapan kasus narkotika lintas negara yang menjadi salah satu operasi besar lembaga tersebut.
BNN bersama aparat Kamboja menangkap Dewi Astutik alias PA, buronan yang disebut terkait jaringan penyelundupan narkotika internasional. Penangkapan dilakukan di Sihanoukville, Kamboja, pada Desember 2025.
Jaringan yang dibongkar tersebut dikaitkan dengan penyelundupan sekitar dua ton sabu dengan nilai yang diperkirakan mencapai Rp 5 triliun.
Operasi ini melibatkan koordinasi BNN, kepolisian Kamboja, serta unsur pemerintah Indonesia yang berada di Kamboja.