Berburu Takjil di Jalan Panjang Kebon Jeruk, Lokasi Favorit Pekerja Beli Menu Berbuka

Banyak warga berbondong-bondong mencari menu takjil di lokasi tersebut. Menu ditawarkan para pedagang juga beragam.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Berburu Takjil di Jalan Panjang Kebon Jeruk, Lokasi Favorit Pekerja Beli Menu Berbuka
Penjual Takjil di Jalan Panjang Kebun Jeruk. Rahmat Baihaqi

Berburu takjil menjadi salah satu momen yang paling ditunggu umat Islam ketika hendak berbuka puasa. Aktivitas tersebut tergambar di salah satu pasar takjil dadakan di kawasan Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dari pantauan merdeka.com, banyak warga berbondong-bondong mencari menu takjil di lokasi tersebut. Menu ditawarkan para pedagang juga beragam.

Mulai dari aneka gorengan, donat, kerak telur hingga es cendol. Semua menu dijual mulai Rp5 ribu hingga Rp25 ribu.

Sukini (50), salah seorang pedagang takjil mengaku sudah membuka lapak dagangannya belasan tahun di setiap bulan puasa. Sukini biasa membuka lapak dagangan mulai pukul 14.00 WIB.

Lokasi Jalan Panjang dipilih Sukini lantaran banyak dilalui banyak orang. Khususnya orang pulang kerja.

"Buka dari pukul 14.00 WIB sampai maghrib, banyak orang yang beli dari mana-mana terutama orang yang pada pulang kerja," kata Sutini saat ditemui di lokasi, Kamis (23/3).

Sehari-hari Sukini biasa berjualan gorengan dan lontong di pasar kawasan Kebon Jeruk. Sedangkan untuk bulan puasa menu kolek menjadi tambahan dagangan Sukini.

"Alhamdulillah selama bulan puasa bisa dapat sampai Rp500 ribu, tapi kali enggak ramadan yaa cuman sampai Rp300 ribu saja," ucap Sukini.

Dagangan Kerap Diserbu Warga

Kendati lokasi lapak di pinggir jalan dan lalu lintas macet yang mengular tak menurunkan minta warga berburu takjil. Salah satunya dilakukan Ida (56).

Ida mengaku sudah terbiasa membeli menu buka puasa untuk keluarganya di Jalan Panjang. "Senang aja, kalau puasa memang sudah diniatin beli di sini," tutur Ida.

Dia menyebut memilih lokasi Jalan Panjang untuk memberi takjil lantaran lokasinya yang terbilang dekat dari lokasi rumahnya. Belum lagi menu yang disediakan juga beragam.

"Saya sudah 10 tahun lebih kira sering untuk ke sini, dari dulu ke sini sama anak sampai punya cucu," cerita warga Srengseng, Jakarta Barat, ini.

Lebih lanjut, meskipun lokasi takjil yang berada di pinggir jalan, wanita separuh baya lebih itu berharap agar lokasi yang tiap tahunnya dijadikan lokasi favorit untuk mencari menu berbuka puasa agar dapat lebih dipercantik.

"Mungkin bisa dikelola lagi parkirannya agar tidak mengganggu," tutup dia.

Rekomendasi