Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati mengungkapkan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), guru besar Universitas Airlangga, dan pelaku usaha untuk memperketat biosecurity guna mencegah flu burung di Ibu Kota.
Sebagai informasi, biosecurity merupakan kegiatan yang dirancang untuk mencegah penyakit masuk ke dalam atau menyebar ke luar peternakan.
"Kita pun minggu lalu kerja sama dengan Dinkes, guru besa Universitas Airlangga dan pelaku usaha bagaimana kita memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi kembali ke seluruh pelaku usaha untuk senantiasa melakukan biosecurity karena itu lah yang paling penting ya," kata Eli ketika dikonfirmasi, Kamis (9/3).
Kemudian, kata Eli, vaksinasi pada unggas merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga para unggas tetap sehat.
"Kemudian, aman, sehat, utuh, halal itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan, jaminan yang kita berikan kepada masyarakat Jakarta," jelas Eli.
Advertisement
Lebih lanjut, Eli memastikan bahwa belum ada kasus avian influenza (AI) atau flu burung H5N1 di Ibu Kota. Adapun saat ini, flu burung terjadi di Kalimantan Selatan dan Cimahi, Jawa Barat.
"Mudah-mudahan tidak terjadi untuk Jakarta. Jangan sampai. Makanya kita sampaikan, salah satu kuncinya melakukan biosecurity," ujar Eli.
Maka dari itu, kata Eli, jika ditemukan kematian unggas yang banyak, ia meminta warga untuk melapor ke Dinas KPKP dengan segara.
"Jangan panik tapi tetap waspada. Kalau ada kasus-kasus yang ditenggarai terjadi kematian yang mendadak dalam jumlah yang banyak dan ditenggarai ada virus AI flu burung, silakan langsung komunikasi ke kita," kata Eli.