Sebuah foto memperlihatkan bocah M tengah memeluk seorang wanita. Dia memeluk sangat erat. Kepalanya tertutup kerudung. Meski wajahnya tak jelas mengarah pada kamera. Tetapi dia terlihat begitu tenang di pelukan wanita yang diketahui seorang polwan. Bahkan dia mencium pipi wanita.
Malam itu M pastilah lega. Setelah hampir sebulan terkatung-katung jauh dari orangtuanya. Dia diculik seorang pria.
Kisah pilu itu bermula saat bocah M (6) bermain di dekat warung milik orangtuanya di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Kemudian datang seorang pria bernama Iwan Sumarno (42) alias Jacky alias Yudi alias Herman yang beberapa bulan terakhir cukup dikenal orangtuanya karena sering mampir ke warung mereka.
Orang tua M sama sekali tidak menaruh curiga pada sosok Iwan. Mereka sering berinteraksi. Iwan juga terlihat akrab dengan anak-anak.
Advertisement
Kronologi Penculikan
Hari itu, 7 Desember 2022, Iwan tiba-tiba saja mengajak bocah M memiliki ayam. Beberapa saat menunggu, orang tuanya mulai resah. M tak kunjung kembali. Segera mereka melapor ke polisi.
Beberapa hari berselang, beredar sebuah video. Merekam momen pria bertopi bersama anak kecil masuk ke sebuah bajaj yang berhenti. Bocah itu memakai baju terusan. Kemudian, pria yang belakangan diketahui sebagai Iwan meminta bocah kecil itu masuk ke dalam bajaj. Bajaj kemudian meluncur pergi.
Sejak itu, bocah M tak kunjung pulang. Iwan pun tak lagi kelihatan di warung ayahnya M. Bahkan berkeliaran di sekitar lokasi pun tidak.
Polisi bergerak cepat. Mencari informasi sebanyak-banyaknya soal sosok Iwan. Menelusuri CCTV. Bahkan melibatkan Dukcapil.
Sejumlah saksi bercerita. Iwan seorang pemulung yang memiliki keterbelakangan mental. Bahkan sebelum melakukan penculikan, Iwan sempat menjual gerobak miliknya pada seseorang dengan alasan untuk memberi seragam.
Iwan juga pernah bergelut di dunia kejahatan. Dia pernah menggelapkan motor. Bahkan seorang residivis kasus pencabulan dan divonis selama tujuh tahun penjara. Setelah melengkapi segala informasi terkait Iwan, polisi menetapkannya sebagai DPO.
Advertisement
Ditangkap Bersama Bocah M Sedang Memulung
Singkat cerita. Pelarian Iwan terhenti. Iwan ditangkap pada Senin (2/1) malam kemarin di kawasan Ciledug, Tangerang.
Bocah M turut bersama Iwan saat penangkapan dilakukan. Saat itu keduanya sedang memulung. M diletakkan di dalam gerobak.
"Kita tangkap di pinggir jalan, M di dalam gerobak yang di tarik pelaku sambil memulung," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Gunarto saat dihubungi, Senin malam, (2/1).
Sesegera mungkin Iwan diborgol. Sementara bocah M dibawa ke tempat aman untuk mendapatkan perlindungan. Bocah M mulanya sempat bingung dan linglung karena ramai orang. Tetapi akhirnya, setelah dijelaskan soal ibunya, M barulah tersadar dan ingin segera pulang.
Bocah M kini mendapat penanganan untuk menghilangkan trauma atas penculikan yang dialaminya. Meskipun secara fisik tampak sehat, polisi menunggu hasil visum M untuk mengetahui kondisi kesehatan secara keseluruhan.