Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Eneng Maliyanasari mengaku mendapatkan laporan puluhan bus Transjakarta tipe low entry tidak dioperasikan. Bus tersebut berada di Pool Transjakarta Pinang Ranti, Jakarta Timur.
Eneng meminta Dinas Perhubungan dan manajemen PT Transportasi Jakarta untuk segera mengevaluasi hal tersebut.
"Dari informasi yang beredar, bus-bus tersebut bermerek Scania dan Mercedes Benz yang dibeli tahun 2018. Jadi masih relatif baru," kata Eneng, Rabu (14/12).
Dia mengingatkan bus Transjakarta merupakan aset negara yang harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat banyak.
"Jika dibiarkan menganggur, maka akan rusak, yang akhirnya menjadi kerugian negara," imbuhnya.
Advertisement
Eneng juga menilai, situasi tersebut menyebabkan pelayanan masyarakat terganggu. Apalagi, saat ini kemacetan dan kepadatan lalu lintas sudah kembali seperti sebelum pandemi Covid-19.
"Masyarakat juga dirugikan karena harus lama menunggu dan berdesak-desakan saat jam sibuk akibat jumlah bus masih kurang. Transjakarta dan Dinas Perhubungan perlu menjelaskan hal ini kepada publik," tambah Eneng.
Lebih lanjut, Eneng mengatakan bahwa kejadian tersebut seharusnya menjadi indikator penting bagi gubernur DKI Jakarta untuk melakukan evaluasi pelayanan transportasi publik di Ibu Kota.
"Pak Gubernur dapat menurunkan Inspektorat untuk melakukan investigasi sehingga kita mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, dan apakah ada kerugian negara atau tidak," ujar Eneng.