Sebuah mobil APV ditumpangi tiga orang berhenti di depan sebuah sekolah di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Mereka kemudian turun dari mobil dan nongkrong di area perlintasan yang dilakukan anak-anak ketika pulang sekolah.
Gelagat dua pria dan seorang wanita itu mencurigakan. Mereka menawarkan antaran pulang sekolah pada siswa yang lewat. Padahal, mereka tidak mengenalnya. Dianggap meresahkan karena bak upaya komplotan penculikan, polisi segera turun tangan.
"Jadi dia pakai mobil APV ketika ada anak pulang sekolah, dia nongkrong kemudian manggil 'ayo ikut saya aja saya antar pulang'. Tapi karena anak-anak itu nolak, dia jalan lagi," kata Kapolsek Makasar, Kompol Zaini Abdillah Zainuri, dikutip dari Antara, Jumat (2/9).
Advertisement
Sudah Diamankan
Agar tak sampai ada korban, kepolisian segera menangkap tiga orang yang diduga melakukan upaya penculikan terhadap anak sekolah. Para pelaku diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Timur untuk tindakan lebih lanjut.
"Kita belum tahu motif dan tujuannya karena langsung kita serahkan ke Unit PPA," ujar Zaini.
Zaini mengatakan, dipastikan sampai saat ini belum ada aksi penculikan anak yang dilakukan ketiga pelaku pada anak-anak sekolah.
Advertisement
Beredar Info Penculikan
"Penculikannya belum ada, baru percobaan. Terduga pelaku tadi malam sudah kita antar ke Polres," tutur Zaini.
Sebelumnya, beredar informasi di media mengenai dugaan percobaan penculikan terhadap anak sekolah di Komplek Lanud Halim, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (1/9).
Dalam video yang beredar diketahui terduga pelaku menawarkan tumpangan kepada sejumlah anak sekolah saat jam pulang.