Tukang Parkir Liar di 'Citayam Fashion Week' Protes Ditertibkan Dishub

Para juru parkir liar itu menganggap lokasi parkir yang ditertibkan bukan jalan protokol namun berada di dalam gang. Tetapi, kendaraan itu tetap diangkut ke truk milik petugas.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Tukang Parkir Liar di 'Citayam Fashion Week' Protes Ditertibkan Dishub
Razia Parkir Liar di Citayem Fashion Week. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani

Beredar video viral sejumlah orang yang mengaku sebagai juru parkir menyatakan protesnya kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub), karena buntut penertiban parkir liar yang dilakukan petugas di area sekitar Citayam Fashion Week, di Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat

Video itu diunggah, akun instagram @merekamjakarta memperlihatkan pria yang protes kepada anggota Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan para pengunjung kawasan Dukuh Atas pada Selasa (26/7) sore.

Para juru parkir liar itu menganggap lokasi parkir yang ditertibkan bukan jalan protokol namun berada di dalam gang. Tetapi, kendaraan itu tetap diangkut ke truk milik petugas.

"Kalau mau ditertibkan, tetapi tertibkan orangnya juga jangan hanya parkirannya," ujar salah satu juru parkir liar.

Terlihat aksi protes para juru parkir itu juga sempat meminta para warga yang ingin mencoba berlenggok di zebra cros Citayam Fashion Week untuk bubar. Menanggapi kejadian protes itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin pun membenarkan jika itu benar terjadi kemarin dan masih dalam proses pendalaman pihak kepolisian.

"Iya iya ada (protes). Iya infonya seperti itu (juru parkir liar). Tetapi kita dalami lah," ucapnya.

Komarudin mengatakan dari hasil keterangan sementara diketahui jika alasan para juru parkir liar itu protes, karena tidak terima kendaraan yang mereka jaga ditertibkan petugas.

"Jadi mereka itu melakukan mengelola parkir-parkir liar kemudian diterbitkan oleh Dishub. Karena ditertibkan mereka tidak boleh parkir dan mereka merasa sebagai warga di situ mereka minta kegiatannya dibubarkan sekalian. Jangan cuma motornya diangkut tapi kegiatannya dibubarin," ucapnya.

Adapun aksi protes itu, Komarudin mengetahui terjadi sekitar siang hari. Namun meski sempat diwarnai aksi protes sampai saat ini tidak ada kericuhan di lokasi.

"Siang ya, sebentar. Buktinya sore itu masih ada kegiatan," ucapnya.

Polisi Tertibkan Lokasi CFW

Sebelumnya, Polisi Sektor Metro Tanah Abang melarang zebra cross di Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat dimanfaatkan untuk membuat konten ataupun fashion show.

Pantauan merdeka.com, sejak pukul 14.30 WIB, anggota polisi, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), berjaga-jaga di sekitar zebra cross Dukuh Atas.

Dengan menggunakan pengeras suara, polisi meminta para warga memanfaatkan trotoar untuk kebutuhan konten, fashion show, atau pemotretan.

"Sekali lagi, bapak ibu kakak kakak semua warga DKI Jakarta dan sekitarnya. Silakan untuk berdiri di trotoar, berjalan di trotoar, tidak berdiri di badan jalan, tidak menggunakan zebra cross untuk membuat konten video apa lagi fashion show," demikian peringatan yang disampaikan polisi, Rabu (27/7).

Berdasarkan pantauan merdeka.com sejak pukul 12.00 WIB, kondisi Dukuh Atas masih terpantau sepi. Hingga pukul 14.30 WIB keramaian mulai terjadi.

Aktris Bella Sofie, remaja viral Bonge dan Kurma terlihat mendatangi lokasi yang tengah menjadi pembicaraan publik itu.

Selama, personel keamanan berjaga di Dukuh Atas, warga tidak lagi berlenggak-lenggok di zebra cross.

Rekomendasi