Kabel Semrawut 'Hiasi' Ibu Kota

Banyak kabel-kabel tersebut juga melintas di atas toko–toko di daerah Lenteng Agung. Tak jarang juga kabel–kabel tersebut melintang di antara pohon–pohon besar.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kabel Semrawut 'Hiasi' Ibu Kota
Kabel listrik melintang di tengah jalan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Kota Jakarta saat ini sudah penuh dengan kabel-kabel yang melintang di langit–langit udara jalanan ibu kota. Hal ini diperparah dengan kondisi cuaca Jakarta yang semakin tidak menentu.

Sebagai contoh, dalam jalan raya Lenteng Agung mengarah ke Pancoran ditemukan sekitar 10 titik yang di mana kabel–kabel listrik tersebut melintang tidak beraturan. Hal–hal seperti ini harus menjadi pekerjaan rumah pemerintah dalam membereskan permasalahan tata ruang di jalanan ibu kota.

Banyak kabel-kabel tersebut juga melintas di atas toko–toko di daerah Lenteng Agung. Tak jarang juga kabel–kabel tersebut melintang di antara pohon–pohon besar.

"Kalau untuk kabel ini sudah sejak lama, untuk pastinya kurang tahu. Biasanya, juga suka dikontrol setiap hari jumat oleh PLN," ujar salah satu pemilik warung di daerah Lenteng Agung.

Contoh lain, di Jembatan penyeberangan orang (JPO) daerah Gelael, terdapat kabel–kabel yang berserakan di JPO tersebut. Ditambah dengan sampah–sampah bungkus rokok dan daun di ujung JPO tersebut.

Karena tidak terurus nya kabel di JPO ini, maka kabel–kabel ini akhirnya bercampuran dengan sampah – sampah. Hal ini bisa menjadikan masalah baru bagi Jakarta. Jadinya, membutuhkan usaha lebih untuk merapikan kabel ini.

Kabel–kabel tersebut berserakan di JPO tersebut dan hanya diikat dengan kabel ties. Ada beberapa kabel juga yang terkelupas kulit nya. Tentu, hal ini membahayakan para pejalan kaki yang ingin menyeberang.

"Bahaya sih emang terkadang kabel kabel seperti ini, dari kita juga harus hati–hati dalam berjalan untuk tidak dekat kabel–kabel ini," kata Andre, sebagai salah satu pejalan kaki.

Kabel–kabel semrawut ini juga terkadang membahayakan para pasukan oranye. Jika, terdapat pohon tumbang, maka memberatkan para pekerja tersebut. Beberapa kabel tersebut terkadang ikut nyangkut di pohon – pohon yang tumbang tersebut.

"Ya, karena lagi cuaca begini, pohon tumbang juga lagi banyak, jadi kita double pekerjaan, ngerapihin kabel nya dulu baru ngurus pohon–pohon nya," ucap Asep sebagai petugas kebersihan.

Pemerintah DKI juga tidak turut diam dalam permasalahan kabel semrawut ini. Gubernur DKI, Anies sudah membenahi beberapa kabel semrawut di daerah ibukota.

Anies juga menjanjikan pada tahun ini, kota Jakarta sudah bebas dari kabel semrawut. Tujuan nya adalah mewujudkan Jakarta menjadi kota yang rapi kedepannya.

Harapannya juga kedepannya, kota–kota di daerah lain mengikuti apa yang dilakukan di Jakarta. Karena, masih banyak sekali kabel–kabel yang tidak terurus melintang di kota – kota lain.

Karena penyebab utama kebakaran di pemukiman – pemukiman di ibukota adalah korsleting listrik. Kabel–kabel yang melilit ini tentunya akan menjadi rawan kebakaran jika tidak lama terurus.

Di daerah Cikini, kabel–kabel listrik sudah tidak terlihat lagi di jalan raya Cikini. Kabel–kabel tersebut ditanam di bawah tanah agar tidak mengganggu para pejalan kaki dan menghindari akan korsleting.

Penataan kabel yang masuk ke dalam tanah itu juga diharapkan meningkatkan kualitas pedesterian yang ada di DKI Jakarta sehingga pejalan kaki merasa aman dan nyaman.

"Harapan saya, kedepannya juga agar kabel–kabel ini segera dibereskan oleh pemerintah biar kita semua khususnya saya para pejalan kaki enak ke depannya," ujar Adi sebagai salah satu pejalan kaki.

Kabel kabel ini memang meresahkan banyak orang tentunya, Pemerintah sudah seharusnya berbenah agar para kabel – kabel ini tidak melintang di langit Jakarta. Karena, memang pada dasarnya para kabel ini harus diatur lebih baik agar kota tercinta ini bisa menjadi kota yang nyaman bagi semua pihak.

Reporter: Henry Hairlangga

Halaman
Rekomendasi