Kamera ETLE Minim, Pelanggar Ganjil-Genap di Jakarta Masih Ditilang Manual

Polisi menilang 28 unit kendaraan karena melanggar aturan ganjil genap. Data itu dihimpun Direktorat Lalu Lintas hingga pukul 14.00 WIB.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kamera ETLE Minim, Pelanggar Ganjil-Genap di Jakarta Masih Ditilang Manual
Penyekatan kendaraan di Ibu Kota ditiadakan. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Polisi menilang 28 unit kendaraan karena melanggar aturan ganjil genap. Data itu dihimpun Direktorat Lalu Lintas hingga pukul 14.00 WIB.

"Sampai siang ini sudah 28 tilang terhadap gage. Semuanya tilang manual," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Rabu (1/9).

Sambodo menerangkan, situasi arus lalu lintas di ruas jalan ganjil-genap cenderung lebih lengang dibandingkan hari sebelumnya. Menurut Sambodo, secara persentase berkurang 5 persen sampai 10 persen.

"Lebih longgar dari biasanya. Memang ada penurunan dan kendaraan yang melintas bukan tanggalnya lebih sedikit," ucap dia.

Sebelumnya, Sambodo menjelaskan, ada dua cara yang dilakukan kepolisian dalam menindak pelanggar ganjil genap yakni penilangan secara manual dan memanfaatkan ETLE atau tilang elektronik.

"Tindakan hukum yang kita lakukan ini tentu nanti akan dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menggunakan ETLE dan dengan tilang secara manual," kata dia di Bundaran Senayan, Rabu (1/9/2021).

Sambodo menerangkan, kepolisian dalam hal ini lebih mengutamakan tilang manual. Alasannya, kamera ETLE yang terpasang di ruas jalan ganjil genap saat ini masih minim.

Adapun, tiga ruas jalan yang menerapkan ganjil genap selama PPKM level 3 di Jakarta, yakni Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Rasuna Said.

"ETLE kan tidak di semua tempat, misalkan di Jalan Rasuna Said ada beberapa titik, di Jalan Sudirman Thamrin ada beberapa titik," ujar dia.

Sambodo menyebut, anggota patroli diterjunkan untuk melihat kendaraan yang melakukan pelanggaran. Di samping itu, ada pula yang disiagakan di kawasan-kawasan ganjil genap.

"Kalau ketangkap sama anggota saya di tengah (jalan) maka itu akan dilakukan penindakan dengan tilang. Jadi nanti akan ada anggota saya yang akan melakukan patroli untuk melihat apakah ada pelanggaran termasuk juga apabila tertangkap tangan anggota-anggota yang berjaga di kawasan ganjil genap," katanya.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi