Anies Singgung Masih Ada Bos Perusahaan Tak Bermoral di Situasi PPKM Darurat

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan ada penambahan kasus Covid-19 sebanyak 12.691 orang pada Kamis (15/7). Dari penambahan tersebut total kasus Covid-19 di Jakarta telah mencapai 714.601 pasien.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Anies Singgung Masih Ada Bos Perusahaan Tak Bermoral di Situasi PPKM Darurat
Anies Baswedan. ©2020 Merdeka.com/Antara

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan sidak pelanggaran protokol kesehatan saat pelaksanaan PPKM darurat di Ibu Kota terus dilakukan. Banyak pihak yang melanggar dan dikenakan sanksi. Seperti halnya sejumlah perusahaan non esensial dan kritikal.

"Dan saya minta kepada non esensial dan kritikal kalau anda tetap menugaskan karyawannya bekerja maka anda termasuk penyumbang penambahan kasus Covid di Jakarta," katanya di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (15/7).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut perusahaan non esensial dan kritikal yang tetap menerapkan kebijakan WFO merupakan pihak yang tidak bertanggung jawab. Saat ini, kata dia, pihaknya terus berupaya untuk pengendalian pandemi Covid-19 di Jakarta.

"Itu adalah orang-orang yang tidak bertanggung jawab tidak bermoral dalam situasi seperti sekarang tunjukan kita bahwa menjunjung tinggi keselamatan sesama manusia apalagi karyawannya," jelas Anies.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan ada penambahan kasus Covid-19 sebanyak 12.691 orang pada Kamis (15/7). Dari penambahan tersebut total kasus Covid-19 di Jakarta telah mencapai 714.601 pasien.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 9.525 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 109.276 orang yang masih dirawat atau isolasi," tutup Dwi.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi