Buntut Bom di Makassar, Polda Metro Patroli Skala Besar Imbau Warga Tak Berkerumun

Yusri mengimbau masyarakat yang sering kumpul-kumpul diimbau untuk bubar. Termasuk, tidak dibolehkan berkumpul dengan konvoi bermotor.

Muhammad Genantan Saputra
Buntut Bom di Makassar, Polda Metro Patroli Skala Besar Imbau Warga Tak Berkerumun
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di Cengkareng. ©2020 Merdeka.com

Polda Metro Jaya dan petugas gabungan lainnya terus melakukan patroli skala besar untuk mengantisipasi aksi terorisme dan menciptakan rasa aman bagi warga. Terlebih, saat ini ini masih situasi pandemi Covid-19 agar masyarakat tidak berkerumun.

"Pagi siang sore kita (patroli) tempat-tempat ibadah semua, ini adalah upaya untuk kita bersama sama mengamankan kota Jakarta termasuk di dalamnya dengan situasi Covid ini PPKM mikro kita juga patroli tempat-tempat yang sering berkumpul," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Jakarta, Selasa (30/3).

Yusri mengimbau masyarakat yang sering kumpul-kumpul diimbau untuk bubar. Termasuk, tidak dibolehkan berkumpul dengan konvoi bermotor.

"Yang sering kumpul-kumpul ini segera kita imbau untuk bubar. Gak boleh lagi termasuk malam minggu motor-motor yang sering kumpul-kumpul ini kita imbau untuk segera hilang," katanya.

Yusri menambahkan, polisi menggunakan pendekatan preventif untuk membubarkan masyarakat yang kerap berkumpul. Namun, pihaknya tidak segan bertindak tegas bila masyarakat tidak mau bubar.

"Preventif yang kita gunakan di sini. pencegahan dg cara membubarkan mereka. Tapi kalau juga tidak diindahkan akan kita lakukan hal-hal yang penegakan hukum di sini. Represif yang tegas terukur tapi humanis," katanya.

Rekomendasi