Antisipasi Banjir, Pemprov Jakarta Kerahkan 257 Alat Berat untuk Gerebek Lumpur

Pemprov DKI berencana menambah satu sif atau sesi untuk melakukan pengerukan. Jadi total pengerukan dilakukan selama dua sesi per harinya.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Antisipasi Banjir, Pemprov Jakarta Kerahkan 257 Alat Berat untuk Gerebek Lumpur
Banjir Jakarta. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Pemerintah DKI Jakarta terus melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi banjir. Salah satunya dengan melakukan pengerukan lumpur atau yang diistilahkan Gerebek Lumpur.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Gerebek Lumpur ini dilakukan dengan menerjunkan ratusan alat berat.

"Kemudian program yang baru ada Gerebek Lumpur atau meningkatkan daya tampung air dengan cara melakukan pengerukan, 257 alat berat kita hadirkan lebih dari 260 truk kita hadirkan untuk membantu," kata Riza Patria di Jakarta, Jumat (5/2).

Untuk mengakselerasi pengerukan, Pemprov DKI berencana menambah satu sif atau sesi untuk melakukan pengerukan. Jadi total pengerukan dilakukan selama dua sesi per harinya.

"Kemudian juga ke depan yang selama ini kita satu sif, kita akan coba dua sif dalam rangka pengerukan," sebutnya.

Antisipasi banjir juga dilakukan dengan program-program lama seperti normalisasi, naturalisasi daerah aliran sungai dan membuat waduk.

"Kemudian mempersiapkan pompa-pompa mobile dan pompa stasioner yang baru kita memperbanyak pompa mobile," katanya.

Menurut Riza, pihaknya juga membuat sodetan-sodetan aliran sungai guna menampung air yang selama ini tergenang.

"Kemudian ada juga yang baru juga program kita membuat sodetan-sodetan atau terobosan, kemudian membuat kelokan-kelokan supaya bisa menampung air yang selama ini bergenang," ucap Riza.

Reporter: Yopi Makdori

Rekomendasi