Dokumen Tak Lengkap, Laporan Terhadap Nikita Mirzani Ditolak Polisi

Saifudin sendiri menolak menjelaskan lebih detail. Saat disinggung bukti pelaporan, Saifudin pun hanya menjawab dokumen kurang lengkap sehingga polisi belum menerima laporan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Dokumen Tak Lengkap, Laporan Terhadap Nikita Mirzani Ditolak Polisi
Nikita Mirzani Denise. ©2020 Merdeka.com/Youtube

Upaya Forum Masyarakat Pecinta Ulama (FMPU) menyeret artis Nikita Mirzani ke kepolisian terganjal. Laporan yang dilayangkan oleh Saifudin ditolak. Penanggung jawab laporan, Saifudin menyatakan, kepolisian memintanya untuk melengkapi bukti-bukti terkait pernyataan 'habib tukang obat' yang disampaikan oleh Nikita Mirzani.

"Masih harus ada unsur-unsur yang harus dipenuhi dulu," kata Saifudin saat dihubungi, Senin (16/11).

Saifudin sendiri menolak menjelaskan lebih detail. Saat disinggung bukti pelaporan, Saifudin pun hanya menjawab dokumen kurang lengkap sehingga polisi belum menerima laporan.

"Masih ada yang harus dilengkapi agar unsur-unsurnya terpenuhi," ujar dia.

Sebelumnya, Nikita Mirzani mengomentari kepulangan Rizieq Shihab ke tanah air. Pernyataan menuai kecaman dari sejumlah tokoh agama.

Salah satunya, Alwi Bin Muhammad Al'atos, yang mengunggah kembali omongan Nikita Mirzani di sesi live Instagram baru-baru ini. Ia menyertakan tiga potongan kalimat wanita berusia 34 tahun ini.

"Gara-gara Habib Rizieq pulang, penjemputannya gila-gilaan," kata wanita ini, seperti terlihat di unggahan @habibalwi151, Kamis (12/11/2020), yang videonya viral.

Video ini berlanjut ke potongan ucapan Nikita yang berbunyi, "Nama habib itu adalah tukang obat, screenshot!"

Yang terakhir, Nikita Mirzani mengatakan, "Nah nanti banyak nih antek-anteknya ya, enggak takut juga gue."

Di video ini, Alwi Bin Muhammad Al'atos menuntut Nikita Mirzani untuk minta maaf secara terbuka karena dianggap telah menghina Habib Rizieq dan menyebut habib sebagai tukang obat.

Ia berkata, "...apabila statement yang telah Anda sampaikan dalam waktu 1x24 jam Anda tidak mengklarifikasi dan tidak minta maaf, maka niscaya saya Habib Alwi Muhammad Al-Athos akan membuat LP untuk Anda dan umat Muslim akan memberi pelajaran kepada Anda."

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi