Beralas Tikar, Pencari Suaka Kembali Padati Trotoar Kebon Sirih

Sementara itu terlihat petugas dari Kepolisian dan juga Satpol PP terus melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Petugas telah minta mereka untuk meninggalkan lokasi.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Beralas Tikar, Pencari Suaka Kembali Padati Trotoar Kebon Sirih
Pencari Suaka Kembali Duduki Trotoar di Jalan Kebon Sirih. ©2019 Merdeka.com/Ronald Chaniago

Puluhan para pencari suaka asal Afganistan, Somalia, dan Irak kembali menduduki trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (17/9). Para pencari suaka ini menempati trotoar sebelah kanan jalan yang mengarah ke Tugu Tani atau berada di sekitaran Gedung Menara Ravindo yang merupakan kantor UNHCR.

Pantauan merdeka.com, mereka duduk-duduk dengan beralaskan tikar yang tipis di trotoar di sepanjang Jalan Kebon Sirih. Bahkan, anak-anak terlihat asik bermain.

Jaket serta tas yang ditumpuk dijadikannya alas kepala untuk melindungi dari kerasnya aspal jalanan. Guna menghindari panas matahari, payung digunakan.

Sementara itu terlihat petugas dari Kepolisian dan juga Satpol PP terus melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Petugas telah minta mereka untuk meninggalkan lokasi.

"Ya kita sudah minta mereka pergi sebenarnya, tapi mereka masih bertahan," kata seorang petugas yang berjaga.

Sebelumnya pada awal September, Perwakilan UNHCR di Indonesia Thomas Vargas mempersilakan para pencari suaka untuk menyampaikan aspirasi mereka di kantor UNHCR di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Pengungsi punya hak untuk mengutarakan masalah mereka dan memberi tahu kami apa yang mereka alami. Kami dengarkan dan bantu mereka," kata Vargas ketika berkunjung di lokasi penampungan para pencari suaka di Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (5/9).

UNHCR, lanjut Vargas, mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kepolisian Metro Jakarta Pusat terkait kehadiran para pencari suaka yang berada di sekitar kantor UNHCR di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Sementara, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta mengharapkan instruksi yang jelas dari pemerintah pusat terkait keberadaan para pencari suaka yang berada di gedung eks Komando Distrik Militer (Kodim) di kawasan Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat.

"Kami minta dari Pemerintah Pusat memberikan arahan yang jelas untuk Pemerintah Daerah. Itu kan pengungsi tidak kami anggarkan dalam anggaran kami," kata Kepala Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta Taufan Bakri.

Rekomendasi