Fraksi NasDem Minta Risma Bantu Selesaikan Permasalahan Sampah di Jakarta

Bestari menyatakan, studi banding di kota Surabaya diperlukan. Salah satunya untuk mempelajari sistem tipping fee pengelolaan TPS di sana.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Fraksi NasDem Minta Risma Bantu Selesaikan Permasalahan Sampah di Jakarta
Tri Rismaharini Luncurkan Gerakan Jaga Bhumi. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta berharap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mau memberi contoh pengelolaan untuk Jakarta. Hal itu diketahui dalam video yang beredar yang berisi percakapan Fraksi NasDem yang mengadu kepada Risma bahwa anggaran DKI besar yakni Rp 3,7 triliun namun masalah sampah di Ibu Kota masih menjadi PR besar.

"Beliau agak terkesima saja. Ya wajarlah, DKI itu kan besar," kata Ketua Fraksi Nasdem Bestari Barus saat dikonfirmasi, Selasa (30/7).

Meski demikian, Bestari menyatakan anggaran pengelolaan sampah yang besar juga dipengaruhi jumlah warga yang banyak. "Kan penduduknya jauh lebih banyak. Jadi produksi sampahnya lebih besar gitu loh," ucapnya.

Bestari menyatakan, studi banding di kota Surabaya diperlukan. Salah satunya untuk mempelajari sistem tipping fee pengelolaan TPS di sana. "Studi banding itu sekalian mempelajari bagaimana pola pengelolaan di sana dan bagaimana urusan tipping fee mereka bayarkan," ujarnya.

"Ada yang satu menarik bahwa Bu Risma mengatakan, 'Apabila kami punya uang, maka kami tidak akan biarkan perusahaan mana pun mengelola model ITF itu. Kami akan kelola sendiri sehingga kami tidak harus membayar tipping fee'," tambah Bestari.

Diketahui, DKI menyerahkan pengelolaan ITF kepada BUMD DKI. Menurut Bestari, Risma menyebut tidak seharusnya sampah dikelola badan untuk mencari keuntungan.

"Saya tanya juga, 'Kalau dia BUMD bagaimana, Bu' 'Ya ndak usah, BUMD itu suruh saja nyari duit dari dia berusaha, bukan dari masyarakat.' Karena ada hal yang beliau katakan, 'Sampah itu kotanya sudah bersih saja, sudah. Jangan lagi berpikir di mana sih ada di dunia ini yang cari untung lewat sampah, itu ndak ada.'" kata Bestari menirukan ucapan Risma.

Meski demikian, Bestari membantah hasil kunjungannya untuk membanding-bandingkan kinerja Pemprov DKI dengan Pemkot Surabaya.
"Nanyanya begitu mau ngadu-ngaduin gue sama Anies Baswedan. Jangan diadu-adu terus nanti," tandasnya.

Diketahui, Risma mendapat kunjungan rombongan dari DKI Jakarta yakni Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda) DPRD dan Pemda DKI Jakarta datang ke Kota Pahlawan untuk studi banding soal pengelolaan sampah.

Reporter: Delvira Hutabarat

Rekomendasi