Usai pembacaan pidato pengunduran diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno sempat membacakan pantun terakhirnya di Balai Kota. Hal itu langsung disambut dengan tepuk tangan dari para undangan yang datang.
"Naik kereta dari Stasiun Kalibata, pergi wisata kuliner ke Kota Tua, Semangat terus pegawai Balai Kota, Demi memajukan ekonomi Jakarta," kata Sandiaga di kantor DPRD DKI, Jakarta pada Senin (28/8/2018).
Selanjutnya ini pantun kedua Sandiaga:
Kalau bersilaturahmi jangan sungkan, sebagai wujud budaya kekeluargaan
Terima kasih banyak saya ucapkan, salah dan khilaf mohon dimaafkan
Seperti diketahui, Sandiaga 10 bulan memimpin Ibu Kota bersama Anies, dia seringkali menempelkan pantun-pantun diakhir pidatonya.
Tak hanya itu, Sandiaga sempat menyampaikan permintaan maaf kepada warga Ibu Kota dan para anggota dewan.
"Apabila terdapat tutur kata, sikap dan perbuatan selama menjabat sebagai Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta yang tidak berkenan di hati. Mohon agar selalu dapat saling ikhlas memafkan dan mendoakan, demi kebaikan Ibu Kota Jakarta, dan kemaslahatan Bangsa Indonesia," jelas Sandiaga.