Sandiaga soal RI di Asian Games: Sangat tidak yakin kita bakal peringkat pertama

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memprediksi Indonesia menduduki peringkat ke-7 pada Asian Games mendatang. Sandi mengaku tak yakin Indonesia bisa meraih peringkat pertama.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Sandiaga soal RI di Asian Games: Sangat tidak yakin kita bakal peringkat pertama
Sandiaga Uno di PRJ. ©2018 Merdeka.com

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memprediksi Indonesia menduduki peringkat ke-7 pada Asian Games mendatang. Sandi mengaku tak yakin Indonesia bisa meraih peringkat pertama.

"Sangat tidak yakin kita bakal peringkat pertama. Itu terbuka saja. Sangat tidak yakin. Target peringkat kita antara 7-10. Target emas kita antara 17-22. Alhamdulillah kalau dapat 17 emas, memenuhi target. Akan betul-betul menjadi surprise kalau 22. Kita akan bahagia banget kalau 22 emas," kata Sandi di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (26/7).

Sandiaga pun sudah memprediksi cabang olahraga mana saja yang menurutnya bisa meraih medali emas. Beberapa di antaranya adalah pencak silat dan jetski yang diyakininya mampu meraih 5 medali emas.

"Pencak silat kan dari Indonesia, masak kita juga tidak dapat emas dari pencak silat. Terus tidak salah berikutnya jetski 2 emas. Badminton 2 emas. Angkat besi 1 emas. Panahan juga kita menargetkan. Jadi ada beberapa yang ini loncatan yang merupakan luar biasa dari 4 emas di Incheon (Korsel) dan 2 emas di Guangzhou ya inilah, doakanlah," terangnya

Sandiaga berharap seluruh masyarakat Indonesia ikut mendukung dan mendoakan yang terbaik untuk Indonesia di Asian Games.

"Tapi ujung-ujungnya adalah doa. Jadi tolong teman-teman dari komunitas perbanyak doa. Karena dengan doa, insya Allah kita bisa mendapat mukjizat," katanya.

Sementara itu, terkait pengamanan dan kelancaran lalu lintas selama Asian Games, Sandi menyebut Pemprov DKI siap mendukung TNI-Polri dan menerjunkan Satpol PP dan petugas Dishub.

"Saya mendapatkan laporan dari wilayah bahwa kita juga mendapat laporan bahwa jumlah dari gangguan ini sekarang sudah menurun berkat tindakan tegas dari aparat," tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi