Pemprov DKI Jakarta memutar otak agar bau tak sedap dari Kali Sentiong atau Kali Item di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat tak tercium. Mengingat, kali tersebut berdekatan dengan wisma para atlet Asian Games dari berbagai negara.
Keberadaan kali itu sempat mendapat kritik. Namun Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno, tetap jalan terus. Solusi jangka pendek itu akan terus diperbaiki semakin baik ke depannya.
Sandi menyebut, untuk pemasangan jaring halus di Kali Item kali ini anggaran yang dihabiskan Rp 580 juta. Selain pemasangan jaring, DKI juga memanfaatkan teknologi nano buble dan airator untuk memfilter air dan mengurangi polusi.
"Dinas tata air susah pasang airator dan teknologi nano bubble untuk penjernihan sungai, hasilnya belum menunjukkan yang baik tapi terus dalam proses," kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/7).
Solusi yang lain, lanjut Sandi, adalah pengerukan lumpur sungai yang akan dilanjutkan usai perhelatan Asian Games. "Pengerukan lumpur. Sudah dilakukan namun tidak maksimal karena belum dipasang sipal (turap)," jelasnya.
Sambil berkelakar, Sandi mengaku sempat heran dengan perubahan nama Kali Sentiong menjadi Kali Item.
"Kalau kasih nama jangan sembarangan, karena nama adalah doa. Disebut kali item ya makanya kalinya item. Akan dipasang turap pemasangan masuk anggaran tahun ini dan lelang sudah selesai," kelakar Sandi.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com