Pimpinan Pondok Pesantren Soko Tunggal KH Nuril Arifin Husein memutuskan untuk memberikan dukungan kepada pencalonan Basuki T Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun, pria yang akrab disapa Gus Nuril itu mengatakan, belum tentu mencoblos Ahok saat pemilihan 15 Februari nanti.Basuki atau akrab disapa Ahok ini tidak kaget dengan pernyataan yang disampaikan oleh murid dari KH. Abdurrahman Wahid itu. Sebab ternyata, Gus Nuril bukan merupakan warga DKI Jakarta, sehingga tidak memiliki hak suara untuk memilih."Iya jelas wong KTP-nya Semarang," katanya di kawasan Cipinang, Rawamangun, Jakarta Selatan, Senin (9/1).Sebelumnya, Gus Nuril mengungkapkan, dukungannya tersebut sebagai bentuk kelanjutan silaturahmi yang sebelumnya telah terjalin antara mantan Bupati Belitung Timur itu dengan Alm. Abdurrahman Wahid. Sebab hubungan baik itu tidak boleh hanya karena perbedaan agama."Kita melanjutkan silaturahmi. Bahwa agama boleh beda, negara berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila bukan negara teokrasi," terangnya.Walaupun memberikan dukungan penuh, dia mengaku belum tentu akan memberikan pilihannya kepada Ahok. Tanpa memberikan alasan pasti, Gus Nuril malah berkelakar lebih memilih mencoblos istrinya."Enggak usah takut, barang kali saya tidak nyoblos Pak Ahok, tapi saya akan memperjuangkan Pak Ahok untuk berhak dipilih," tutupnya.
Gus Nuril belum tentu memilihnya di Pilgub DKI, ini kata Ahok
Gus Nuril belum tentu memilihnya di Pilgub DKI, ini kata Ahok. Ahok tidak kaget dengan pernyataan yang disampaikan oleh murid dari KH. Abdurrahman Wahid itu.