Ahok: Kalau Dishub tak mampu kelola terminal, serahkan ke Kemenhub

Ahok minta Dishub menindak tegas angkutan-angkutan yang kerap 'ngetem' dan menyebabkan macet.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Ahok: Kalau Dishub tak mampu kelola terminal, serahkan ke Kemenhub
mudik terminal kampung rambutan. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama geram saat melakukan sidak ke Terminal Pulogebang, Senin (4/7). Dinas Perhubungan diminta menyerahkan pengelolaan Terminal Pulogebang ke Kementerian Perhubungan jika memang tidak sanggup. Sebab terminal tersebut masuk dalam terminal tipe A.

"Mesti diskusi, saya cuma minta gini saja, kalau Dishub enggak sanggup, enggak beres lebih baik serahkan. Kita kan yang penting penumpang merasakan keamanan kenyamanan gitu lho," kata Ahok di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Senin (3/7).

Tantangan ini bertujuan agar Dishub DKI memaksimalkan pengelolaan di terminal-terminal yang masuk kategori tipe A. Salah satunya menindak tegas angkutan-angkutan yang kerap 'ngetem' dan menyebabkan macet.

"Kalau sanggup ya lakukan tapi saya tidak mau kejadian kayak di Kampung Rambutan, jelek itu. Kalau yang di Kalideres sudah bagus itu. Nah kalau ini jadi jelek kan enggak lucu. Nah kita maunya yang bagus saja," tegasnya.

Kendati demikian, mantan Bupati Belitung Timur ini tetap berharap beberapa terminal tipe A dikelola Pemprov DKI. Sebab ada aturan yang menyebut meskipun pengelolaan terminal tipe A berada di tangan Kemenhub, tetapi bisa juga mendelegasikannya kepada Pemprov DKI.

"Tapi bisa juga Dirjen Perhubungan Darat merasa daerah khusus mereka mendelegasikan kepada Pemda DKI untuk mengelola boleh juga bisa aja seperti itu ya memang dikelola dia tapi kementerian juga berhak mendelegasikan ya kita enggak tahu mana yang terbaik," jelasnya.

Rekomendasi