Ahok: bikin waduk baru itu sebagai tambahan, bos!

"Anggapan kalau kita nggak beresin (waduk lama), yang ada malah bikin baru, itu salah bos," kata Ahok.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Ahok: bikin waduk baru itu sebagai tambahan, bos!
Ahok. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Pemprov DKI Jakarta merencanakan pembangunan sembilan waduk di Jakarta pada Februari 2014. Namun belum sempat terealisasi, sudah ada beberapa pihak menilai Pemprov DKI seharusnya mengutamakan normalisasi waduk yang sudah ada.Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengatakan normalisasi tidak menjadi prioritas karena memang sudah tidak memungkinkan. Sehingga solusinya adalah pembangunan waduk baru."Anggapan kalau kita nggak beresin (waduk lama), yang ada malah bikin baru, itu salah bos. Keliru. Bikin baru karena itu sebagai tambahan bos. Karena waduk yang ada nggak kuat," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/1).Tapi dirinya tidak memungkiri juga Pemprov DKI belum seluruhnya menormalisasi waduk. Namun ia meyakini normalisasi tidak cukup untuk mewujudkan waduk yang efektif sebagai tampungan air. Sehingga harus dilakukan penambahan."Tapi Pulomas yang ada Waduk Ria Rio dan Jakarta Utara ada Waduk Pluit juga, jadi udah mendingan. Pusat dan Istana nggak kebanjiran karena Waduk Melati udah bisa nampung meski nggak sepenuhnya nampung air," terang mantan Bupati Belitung Timur ini.

Rekomendasi