Curah hujan yang tinggi sejak semalam, Minggu (12/01) membuat seluruh wilayah Jakarta terkepung banjir. Bahkan, beberapa wilayah di Jakarta lumpuh akibat banyaknya akses jalan yang tidak bisa dilewati.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hampir 28 kelurahan, 72 RW, 233 RT di 18 kecamatan terendam banjir. Adapun korban terdampak berjumlah 3.742 KK atau 11.972 jiwa dan menimbulkan pengungsi 1.545 jiwa yang tersebar pada 23 lokasi pengungsian."Berdasarkan informasi BMKG kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga esok hari khususnya pada sore dan malam hari," ujar Kasie Informatika BPBD DKI Jakarta, Bambang Surya Putra, Senin (13/01).Selain itu, lanjut Bambang, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Bambang Musyawardana telah mengkoordinasikan agar 9 SKPD terkait bencana antara lain Damkar PB, Dishub, Dinas PU, Dinas Perindustrian dan Energi, Dinas Kebersihan, Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Satpol PP serta 5 Wilayah Kota untuk mengaktifkan posko penanggulangan bencana banjir di SKPD masing-masing. Serta seluruh Kecamatan dan Kelurahan khususnya yang kerap terjadi genangan."Bagi warga Jakarta, kepala BPBD juga berpesan untuk senantiasa mewaspadai kondisi lingkungannya, mengamankan harta bencananya pada tempat yang tinggi serta mematuhi himbauan petugas untuk evakuasi jika diperlukan. Untuk kondisi darurat dapat menghubungi nomor telepon call centre siaga bencana BPBD 021-164," jelas Bambang.Untuk itu, BPBD DKI berencana melakukan rapat khusus bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk menetapkan status tanggap darurat terkait bencana ini dan membahas pula kemungkinan dilaksanakannya Teknologi Modifikasi Cuaca yang telah disiapkan oleh BMKG, BNPB, BPPT, TNI AU dan lainnya.
11.972 jiwa penduduk Jakarta terendam banjir
Mengurangi dampak banjir, sejumlah badan terkait berencana melakukan modifikasi cuaca untuk memecah awan mendung.