Dishub DKI: PO tidak masalah terminal Lebak Bulus ditutup

"Kalau pindah ke Kalideres, Kampung Rambutan dan Pulogadung, malah jaraknya ke daerah yang dilayani itu lebih dekat."

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Dishub DKI: PO tidak masalah terminal Lebak Bulus ditutup
Terminal lebak bulus. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan perusahaan otobus tidak mempermasalahkan pemindahan terminal untuk bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) ke terminal Kampung Rambutan, Kalideres dan terminal Pulo Gadung apabila terminal Lebak Bulus ditutup. Penutupan tersebut lantaran terminal Lebak Bulus akan dijadikan depo megaproyek Mass Rapid Transit (MRT)."Untuk perusahaan otobusnya sendiri itu gak ada masalah. Karena dia kalau pindah ke Kalideres, Kampung Rambutan dan Pulogadung, itu malah jaraknya ke daerah yang dilayani itu lebih dekat," ujar dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (06/01).Udar mencontohkan apabila penumpang yang tujuannya ke Sumatera lebih dekat berada di Jakarta Barat yaitu terminal Kalideres. Kemudian untuk tujuan Jawa Tengah lebih dekat dengan terminal Pulo Gadung."Kalau dia di Jabar kan lebih dekat ke Kampung Rambutan. Nah, itu sekalian ditata," kata dia.Dia menambahkan Pemprov DKI Jakarta serta PT MRT Jakarta telah melakukan sosialisasi dengan para perusahaan otobis dan para pedagang yang berada di terminal Lebak Bulus. Sosialisasi tersebut telah dilakukan dalam enam bulan yang lalu."Kita gak ada rencana buat terminal bus akap di Jaksel. Karena kita sudah punya konektivitas dari Lebak Bulus naik busway ke Kalideres, Pulogadung, Kampung Melayu. Jadi sudah ada konektivitas," pungkas dia.

Rekomendasi