Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akhir tahun selesai melakukan negosiasi dalam pembelian saham Palyja. Sebab, hingga saat ini PT Jakpro dan PT Pembangunan Jaya masih dalam proses negosiasi terhadap pemilik saham Palyja yakni Zues Environment 51 persen dan 49 persen saham milik Astratel."Palyja masih proses-proses negoisasi dan kita harapkan akhir tahun rampung," ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/9).Menurutnya, dalam proses pembelian tersebut tidak ada penalti atau denda, karena sistemnya menggunakan bisnis to bisnis (B to B). Politisi PDIP ini mengaku urusan pembelian saham bukan di Pemprov DKI tetapi BUMD dengan Palyja."Yang jelas akan kita beli dan kita harapkan akhir tahun ini sudah kita dapatkan lagi," tegasnya.Tujuan dari pembelian seluruh saham perusahaan penyulingan air ini agar pengelolaan air berada di BUMD. Sehingga, perbaikan pelayanan melalui manajemen perusahaan dapat dilakukan."Ya tentu saja. Nanti kalau semua sudah pengelolaan ada di kita, saya baru bisa masuk ke perbaikan manajemen, SDM, perbaikan layanan, tambahan infrastruktur supaya bisa masuk ke RT sebanyak-banyaknya, baru main betul," ungkapnya.
Jokowi targetkan Palyja akhir tahun ini jadi milik Pemprov DKI
Tujuan dari pembelian seluruh saham perusahaan penyulingan air ini agar pengelolaan air berada di tangan BUMD.