Selain mengalami kekerasan fisik berupa pemukulan dengan benda keras seperti popor senapan, salah seorang korban penculikan dan penganiayaan, Ahmad Zamani (32) mengalami kekerasan pada alat kelaminnya. Dia mengaku, kekerasan seperti itu tidak hanya sekali dialami."Selain dipukul pakai senapan ini, kemaluan saya juga diolesi balsam," kata Ahmad di Mapolsektro Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (18/9).Selain memukul, lanjut Ahmad, para pegawai PT Benteng Jaya Mandiri (BJM) yang melakukan penganiayaan, juga mengancam akan membunuh dirinya dan satu orang korban lainnya, Arifin (49).Sebelumnya, pada Rabu (18/9) dini hari polisi mengamankan dua orang, Arifin (49) yang disekap selama 1,5 bulan dan Ahmad Zamani (32) (sebelumnya ditulis Ahmad Jumari) yang disekap selama lima hari. Keduanya ditemukan di dua tempat yang berbeda, di dapur dan loteng."Ada penyekapan di Taman Sari perempatan Olimo. Kondisi di ruko para korban disekap di dapur ada salah satu diborgol di teralis ada 2 orang," kata Kapolsek Taman Sari, Kompol Adi Vivid di Jakarta, Rabu (18/9).
Korban penyekapan Taman Sari: Kemaluan saya diolesi balsam
Pelaku juga mengancam akan membunuh Ahmad Zamani (32) dan satu orang korban lainnya, Arifin (49).