Pak Raden (Drs Suyadi) hari ini muncul di kantor Gubernur Joko Widodo, di Balai Kota DKI Jakarta. Dia hendak menawarkan sebuah lukisan karyanya yang berjudul Perang Kembang seharga Rp 60 juta.Uang hasil penjualan, bakal digunakannya untuk membuat buku tentang pewayangan. Sebab dalam pengamatannya, buku-buku yang bercerita soal pewayangan di Indonesia masih sangat langka dan minim."Ada tiga buku, pertama buku Suti yaitu pengenalan wayang orang kepada anak-anak melalui anak perempuan yang bernama Suti. Yang mana kedua orang tuanya dari dari tokoh pewayangan semua. Ini buku feature home," jelas Pak Raden kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Jumat (13/9).Buku yang kedua, lanjutnya, soal pengenalan wayang kulit kepada anak dengan mengambil tokoh utamanya bernama Trimo. Trimo memiliki bapak yang berprofesi sebagai dalang dan dia selalu membantu pementasan bapaknya dengan tanpa mengeluh."Buku itu nantinya pengenalan anak terhadap wayang kulit. Trimo ini merupakan anak laki-laki sekolah di SD Inpres di kampung pelosok," kata Pak Raden dengan suara khasnya.Kemudian buku ketiga, kata Pak Raden, buku yang mengangkat cerita tentang Sumantri dan saudaranya. Buku itu berkisah tentang persahabatan dan saling tolong menolong di antara saudara.
Demi terbitkan 3 buku, Pak Raden berharap Jokowi beli lukisannya
Sayang, Pak Raden belum bisa bertemu Jokowi karena sedang bersama gubernur BI di Blok G, Pasar Tanah Abang.