Ahok Center klaim cuma perpanjangan tangan Ahok ke warga

Ahok Center bertugas mengecek kebenaran aduan warga ke Ahok.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Ahok Center klaim cuma perpanjangan tangan Ahok ke warga
Ahok Center. ©2013 Merdeka.com

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) mengaku kerap kali mendapat pengaduan dari warga. Aduan tersebut biasanya ditampung oleh Ahok dan kemudian dilimpahkan ke Ahok Center untuk segera dicek, apa benar warga tersebut membutuhkan pertolongan.Salah seorang penggurus Ahok Center, Natanael Oppussunggu mengatakan, warga yang mengadu ke Ahok biasanya meminta bantuan soal pendidikan dan kesehatan. Seperti, tidak mampu membayar uang sekolah, menebus ijazah, atau tidak dapat membayar biaya rumah sakit."Pak Ahok katakan ada yang minta bantuan ke Dinas Pendidikan atau ke ini nih, saya disuruh bantu, survei saya suruh ke mereka-mereka (nunjuk tiga temannya). Survei, cek, foto. Rumah susun kejadiannya juga seperti itu, Pak Ahok turun, kita juga turun. Kan Pak Ahok janjinya minta dana CSR. Di situ saya tempati UDT punyanya orang Dinas Sosial, itu juga ada orangnya Ahok juga," jelas Natanael saat ditemui di kantor Ahok Center yang berada di lantai dasar Apartemen Juanda Jakarta, Kamis (15/8).Menurutnya, pengaduan yang dilporkan ke Ahok untuk meminta bantuan akan disurvei oleh Ahok Center, yakni, melihat kondisi warga apa benar sesuai dengan yang dimintakan ke Ahok ."Ya kita cek ke lapangan, bener enggak warga itu butuh kursi roda, alat terapi. Bapak instruksikan juga Baziz, cuma kalau Baziz suka enggak mau turun kan, kita turun kan makanya turunlah mereka-mereka ini," jelasnya.Dia mengatakan, untuk menebus ijazah, pembayaran uang sekolah berasal dari tunjangan operasional Ahok . Namun, untuk pendidikan, Ahok Center fokus terhadap siswa tidak mampu yang sekolah di swasta."Pak Ahok digunain itu, kalau lihat di laporannya digunain untuk pendidikan, ini semuanya. Kalau habis, dia pakai tunjangan operasional yang berdua dengan Pak Jokowi," katanya.Setelah disurvei, tim dari Ahok Center akan langsung meminta bagian keuangan yakni Ririn untuk memberikan bantuan ke warga. Hasil survei biasanya tidak diberikan ke Ahok , karena Ahok sudah percaya 100 persen kepada tim Ahok Center."Enggak, saya acc dulu, Bu Ririn ada tolong bayarin, dia pegang duit Pak Ahok kan. Pak Ahok pasti sudah percaya, Nael tolong ini disurvei. Kayak ini dibayarkan Rp 1,3 juta ada tanda tangan saya, Bu Ririn akan bayarkan," jelasnya.Menurutnya, hari kerja Ahok Center adalah Senin hingga Jumat. Namun, jika dalam keadaan darurat tidak menutup kemungkinan akan bekerja pada Sabtu dan Minggu. Keadaan darurat yang dimaksud saat survei ke warga belum selesai dan harus segera dibantu."Tapi kalau keadaannya darurat ya masuk Sabtu minggu," ucapnya.

Rekomendasi