Ridwan Saidi tolak rencana Jokowi pindahkan jagal kambing

Budayawan Betawi ini berharap rumah tempat pemotongan hewan tetap di Tanah Abang.

Arbi Sumandoyo
Oleh Arbi Sumandoyo - Reporter
Ridwan Saidi tolak rencana Jokowi pindahkan jagal kambing
Jokowi ke Blok G Pasar Tanah abang. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Wacana pemindahan Pasar Kambing atau dikenal dengan jagal kambing oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga saat ini masih simpang siur. Tukang jagal yang notabene warga asli Tanah Abang meminta Jokowi selaku gubernur agar jagal dipindahkan tetap berada di wilayah Tanah Abang.Sejarawan asal Betawi, Ridwan Saidi juga mendukung perjuangan para penjagal yang tergabung dalam Komite Perjuangan Pasar Kambing Tenabang. "Saya dukung habis perjuangan ente-ente dengan doa dan munajat," kata Ridwan Saidi melalui pesan singkat kepada Wasekjen Sikumbang Tenabang, Roni Adi, Minggu (4/8).Ridwan Saidi yang diundang oleh Komite Perjuangan Pasar Kambing Tenabang tidak bisa hadir lantaran sibuk menyelesaikan pembuatan film dokumen Betawi 21 abad. Namun dia mendukung agar warga tetap mempertahankan Jagal Kambing sebagai warisan budaya Tanah Abang."Saya insyaf perjuangan untuk Pasar Kambing Tenabang suci belaka. Gencarkan terus perjuangan yang luhur ini," tutup Ridwan Saidi.Pemprov DKI sejak berencana memindahkan rumah pemotongan hewan tersebut. Pemindahan dilakukan karena bahu kambing telah mengganggu kenyamanan pedagang pasar.Sementara itu Bob Sholah, tukang jagal asli Tanah Abang mengaku selama ini warga tidak ada yang pernah mengeluh soal bau kambing. Dia mengatakan, bersedia dipindahkan jika memang tempat penjagalan kambing masih berada di wilayah Tanah Abang."Kita menolak kalau dipindahkan jika tidak di Tanah Abang, apalagi kita denger ada wacana mau dipindahkan ke Marunda," kata Bob Sholah kepada merdeka.com saat buka puasa bersama Sikumbang Tenabang di Thamrin City, Jumat (2/8) lalu.Bob menjelaskan, biar bagaimanapun Jagal Kambing yang letaknya ada di Blok G Pasar Tanah Abang merupakan sejarah asli daerah tersebut. Dia mengatakan dari dulu warga Tanah Abang memang dikenal sebagai tukang kambing.

Rekomendasi