Komisaris Utama PT JIExpo Murdaya Poo tidak menggubris wacana Gubernur DKI Joko Widodo ( Jokowi ) untuk memindahkan pelaksanaan Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) dari Kemayoran ke lapangan Monas. Menurutnya, pelaksanaan PRJ tetap dibuka 6 Juni besok.
"Saya rasa Jakarta Fair tetap Jakarta Fair di situ (Kemayoran). Soal Pak gubernur ( Jokowi ) mau apa, saya nggak ngerti. Toh besok tanggal 6 dibuka," kata Murdaya Poo usai bertemu dengan Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (4/6).
Suami terpidana korupsi Hartati Mudaya itu membantah usaha-usaha kecil termasuk pedagang kaki lima (PKL) dilarang masuk dalam arena PRJ. Menurutnya, untuk masuk dan mendapatkan stan di arena PRJ tidak perlu merogoh kocek mahal-mahal.
Bahkan, Murdaya mengklaim jika PT JIExpo menyediakan tempat untuk UKM sebesar 40-50 persen dari arena pameran.
"Jakarta Fair itu paling murah. Sangat-sangat murah, siapa pun yang masuk di situ untungnya berlipat ganda," jelas Murdaya Poo .
"Sangat murah. Orangnya yang berebut masuk Jakarta Fair berkali kali lipat tiap tahunnya bertambah," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Jokowi bakal menyulap Pekan Raya Jakarta (PRJ) dengan nuansa yang berbeda. Menurutnya, PRJ perlu dievaluasi agar nuansa kerakyatan lebih ditonjolkan.
Kemudian untuk tahun depan, PRJ kemungkinan besar tidak lagi digelar di Kemayoran. Namun akan digeser di Lapangan Monas dengan harapan seluruh warga Jakarta dengan mudah menikmati pesta rakyat tersebut.
Adapun alasannya menurut Jokowi adalah supaya ada kombinasi antara usaha kecil, menengah dan memamerkan produk-produk berbasis budaya.
Jokowi menilai PRJ yang sekarang ini jauh dari roh kerakyatan. PRJ menonjolkan kepentingan bisnis besar dan hanya mengejar kepentingan komersialisme. Padahal, PRJ disuguhkan bertujuan untuk menghibur rakyat dan warga Jakarta.
"Ya nanti itu supaya kembali ke rohnya, bahwa itu untuk produk-produk kreatif berbasis budaya," jelas Jokowi .
Untuk diketahui, di PT JIExpo, Pemprov DKI hanya memiliki saham sebesar 13,1 persen. PT JIExpo merupakan perusahaan pengelola arena PRJ Kemayoran sejak 2003, sekaligus sebagai pelaksana penyelenggaraan event tahunan Jakarta Fair.