Pelaku eksekutor Fransiskus Refra Kei atau yang lebih dikenal Tito Kei hingga kini masih misterius. Sebab tiga orang saksi yang berada di lokasi kejadian mengaku tidak melihat persis ciri-ciri pelaku.Kasat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Helmy Santika menuturkan, sebelumnya pelaku sudah melakukan pengintaian terlebih dahulu."Karena sebelum ditembak, Tito itu baru sekitar 15 menit ada di warung tersebut," ujar Helmy di Mapolda Metro Jaya, Selasa (4/5).Di lokasi, lanjut Helmy, terdapat sepeda motor milik Tito. "Ada kemungkinan pelaku sudah mengetahui bahwa Tito akan bermain kartu di warung itu," ucapnya.Posisi pelaku eksekutor Tito, kata Helmy, berada di dekat jembatan kecil yang ada di lokasi. "Diduga setelah beraksi pelaku kabur ke arah Harapan Jaya," papar Helmy.Sesaat setelah penembakan pun tidak terdengar suara mesin sepeda motor ataupun mobil yang digunakan pelaku. "Kendaraan yang dipakai pelaku di parkir sekitar 20 meter dari lokasi. Itu makanya belum diketahui pelaku ini ada berapa orang lalu mengendarai apa," ucapnya."Pelaku juga sudah melakukan maping lokasi. Karena dia tau harus lari ke mana, parkir kendaraan di mana dan juga di mana Tito biasa berkumpul," tandas Helmy.Seperti diketahui, adik kandung John Kei ditembak orang tak dikenal ketika sedang bermain kartu di warung kelontong, di Perumahan Titian Indah, Jalan Titian RT 04/10, Kelurahan Kali Baru, Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (31/05) sekira pukul 20.00 WIB.Korban tewas dengan luka tembak di mata bagian kanan bawah. Selain, Tito pemilik warung Ratim juga menjadi korbannya, Ratim menderita luka tembak di bagian dada kiri.
Pembunuh Tito ternyata sudah survei lokasi lebih dulu
"Ada kemungkinan pelaku sudah mengetahui bahwa Tito akan bermain kartu di warung itu," kata Hilmy.
Advertisement
Rekomendasi