Koordinator normalisasi waduk Pluit, Heryanto mengatakan pembongkaran Waduk Pluit sisi barat hingga utara dilaksanakan untuk membuat inspeksi jalan bagi akses masuk alat berat."Ini akan dijadikan jalan inspeksi. Buat keluar masuk alat-alat berat yang mengeruk kedalaman Waduk Pluit. Target kita untuk jalan inspeksi sepanjang 2 km lebarnya nanti akan 10 meter. Saat ini baru sekitar 200 meter, makanya kita lakukan pembongkaran lapangan futsal," kata Heryanto kepada wartawan di lokasi, Jakarta, Senin (20/5).Heryanto menambahkan pembongkaran ini dilakukan atas kerja sama pemilik usaha yang menyadari program ini untuk mengantisipasi banjir di kawasan Jakarta Utara."Apabila tidak dibongkar, ya kami tidak bisa mengeruk. Kami sudah memberitahukan kepada yang bersangkutan. Yang jelas mereka menyadari, untuk kepentingan waduk. Dan yang punya usaha setuju untuk dibongkar," imbuh Heriyanto.Menurut Heriyanto, pihaknya akan menargetkan meratakan pemukiman penduduk yang berdiri di bantaran Waduk Pluit. "Kita menargetkan secepat mungkin, cepat atau lambat akan kita lakukan," tutupnya.Dari pantauan merdeka.com, bangunan futsal yang tersisa hanya kerangka gedung, puluhan pekerja terlihat mengelas bagian besi, terparkir dua alat berat dan truk pengangkut puing-puing yang tersisa.
Lapangan futsal di Waduk Pluit dibongkar, dibikin jalan inspeksi
Pemilik usaha menyadari program ini untuk mengantisipasi banjir di kawasan Jakarta Utara.