Ahok mengaku terpukul jika Annisa itu adalah anaknya

Untuk menghindari sopir tembak, Ahok telah menawarkan gaji sebesar 3,5 kali UMP.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Ahok mengaku terpukul jika Annisa itu adalah anaknya
Ahok. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Kematian Annisa Azward (20), mahasiswi Universitas Indonesia lantaran loncat dari angkutan umum KWK-U 10 meninggalkan duka mendalam bagi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurut Ahok, orangtua manapun akan sangat berduka jika kehilangan anak dengan cara yang tidak mengenakan."Makanya kita turut berduka lah lihat kejadian kaya gitu. Makanya saya bayangin anak saya umur 20 kedokteran mau lulus dengan kejadian seperti itu, kita pasti nyeseknya luar biasa," ujar Ahok di Balaikota Jakarta, Senin (11/2).Mantan anggota Komisi II DPR ini mengaku akan meminta Polda Metro Jaya untuk mengusut tuntas perkara itu. Sebab, penumpang harus meloncat dari pintu angkot lantaran takut diculik oleh sopir angkot yang mengemudikan kendaraan keluar dari jalur trayek."Makanya kita minta Polda, kan Pak Gubernur sudah minta Polda untuk cepet tangkap dan tangani," katanya.Atas kejadian ini, Ahok mengatakan angkot di Ibu Kota secara bertahap harus dibenahi. Namun, pembenahan angkot setelah bus sedang sudah memadai jumlah penumpang. "Enggak boleh lagi ada angkot di DKI. Tapi setelah bus-bus kita cukup, makanya kita akan beli bus sedang hampir 1000 unit," ucapnya.Selain itu, untuk menghindari sopir tembak, Ahok telah menawarkan gaji sebesar 3,5 kali UMP sehingga sopir yang dinilai baik akan pindah mengemudikan bus sedang yang akan berintegrasi dengan jalur busway."Iya itu kita prioritaskan, kalau dia enggak lolos kita singkirkan," katanya.Dinas perhubungan dinilai tidak dapat menjalankan tugas dengan benar. Sebab, semua sopir angkot harus disediakan dalam satu pool untuk dilakukan sistem pengawasan. "Dinas perhubungan juga gak bisa laksanakan tugas, kan seharusnya semua sopir masuk dalam satu pool, saat pulang mesti di cek, sekarang gak bisa," jelasnya.Ahok mengaku saat ini tidak dapat menghentikan pengoperasian angkot, sebab jumlah bus pengganti masih belum memadai kapasitasnya. Sehingga banyak warga yang memilih angkot jelek karena angkot yang bagus jarang lewat. "Tapi nggak bisa kan, nggak cukup kan ini bisa hukum pasar, saya juga nggak mau naik mobil yang jelek,"katanya.Nantinya, pihaknya akan terus memperketat perizinan trayek, jika tidak memenuhi syarat akan dicabut izinnya. Apabila membeli kendaraan baru pun, akan tetap terlihat dari track recordnya.Menurutnya, sopir tembakan terjadi karena adanya kejar setoran. Dia memisalkan ada sopir yang malas jalan maka akan memerintahkan kenek-kenek untuk mengoperasikan angkot. "Kalau sopir males nyuruh siapa? Kasih dua ratus nyuruh kenek-kenek. Kadang-kadang lihat begitu kan susah, enggak bisa ngomong hubungan manusia. Lihat cewek umur 20, cantik, kedokteran, pikirannya kan udah. Makanya kaca-kaca itu kan enggak boleh kaca film," jelasnya.Guna mengurangi sopir tembak, Dishub akan terus melakukan razia setiap hari. Walaupun Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) telah ikut turun langsung ke lapangan merazia para sopir angkot. "Kita kan setiap hari razia, Pak Gubernur sudah turun sering lakukan razia," tandasnya.

Rekomendasi