Alasan Transjakarta pakai bus Zhongtong

Damri sempat melirik bus buatan PT Inka, tetapi harga yang ditawarkan terlalu tinggi.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Alasan Transjakarta pakai bus Zhongtong
Transjakarta Baru. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Perusahaan Umum (Perum) Damri memilih Zhongtong, perusahaan penyedia armada transportasi di China, untuk memenuhi kebutuhan armada Transjakarta koridor satu dan delapan.Direktur Utama Perum Damri Agus Suherman Subrata mengatakan pihaknya sempat melirik perusahaan dalam negeri, PT Inka, tetapi harga untuk kendaraan bus tinggi atau articulated high desk bus, menjadi salah satu alasan perseroan memilih Zhongtong.Saat itu, Inobus buatan PT Inka waktu itu ditawarkan per bus Rp 3,8 miliar, Komodo Rp 4 miliar. Zongthong waktu itu hanya menawarkan harga Rp 3,3 miliar. "Ini yang kita pilih," kata Agus di Kantor Pusat Perum Damri, Selasa (15/1).Perseroan membeli armada dari Zongthong, sebanyak 66 armada yang akan dioperasikan untuk koridor satu dan delapan yang tendernya dimenangkan oleh Damri. "Total investasi untuk 66 bus tinggi gandeng itu Rp 221,1 miliar," katanya.Agus mengaku, dana pembelian bus tersebut diperoleh dari pinjaman kepada bank BUMN. "Dari BRI, sebagian sudah dicairkan, " katanya.Mulai tahun ini, PT Damri bertindak sebagai investor sekaligus operator layanan busway di koridor satu dengan rute Blok M-Kota dan koridor delapan dengan rute Harmoni-Kalideres. Bus tersebut dilengkapi dengan CCTV dan fasilitas wifi untuk para penumpang.

Rekomendasi