PDIP tak puas Jokowi hanya menang di 6 kecamatan di Jakbar

Di putaran pertama Pilgub DKI Jakarta, Jokowi-Ahok unggul di delapan kecamatan di Jakarta Barat.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
PDIP tak puas Jokowi hanya menang di 6 kecamatan di Jakbar
Jokowi makam di Angkringan. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta Barat melakukan rapat pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilgub DKI Jakarta. Di Jakarta Barat, pasangan Jokowi-Ahok mengungguli Foke-Nara.Dari delapan kecamatan di Jakarta Barat, Jokowi-Ahok berhasil menang di enam kecamatan. Meski hasilnya cukup gemilang, PDIP sebagai partai pengusung Jokowi masih belum puas."Di awal kita tidak prediksi akan kalah. Karena di putaran pertama kita menang di delapan kecamatan," kata Ketua DPC PDIP Jakarta Barat, Siegvrieda, saat ditemui usai rapat pleno yang diadakan di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Rabu (26/9).Melihat kekalahan ini, lanjut Siegvrieda, pihaknya akan melakukan survei di lapangan. PDIP ingin tahu apa yang menjadi penyebab kekalahan."Sebagai pelajaran, nanti kita telusuri, apa sebabnya, sejauh mana kekalahan, apa yang menyebabkan kekalahan kita," ujarnya.Dari hasil penghitungan rapat pleno rekapitulasi, pasangan Foke-Nara unggul dengan selisih tipis di dua kecamatan dari pasangan Jokowi-Ahok. Di Kecamatan Kebon Jeruk, Foke-Nara unggul dengan perolehan 76.477 suara, sedangkan pasangan Jokowi-Ahok meraih 72.690 suara. Sementara itu, perolehan suara Foke-Nara di Kecamatan Palmerah mencapai 50.838, meninggalkan Jokowi-Ahok dengan 48.794 suara.Dari total perolehan suara di Jakarta Barat, pasangan Foke-Nara memperoleh 474.298 suara. Pasangan Jokowi-Ahok unggul dengan 577.232 suara. Total surat suara sah di Jakarta Barat berjumlah 1.051.530 dari jumlah DPT sebanyak 1.510.159 pemilih.

Rekomendasi