Aksi perempuan tersebut viral di media sosial.
Polisi menetapkan perempuan perampas mobil patroli di Tol inisial JK sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba. Penetapan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang menyatakan JK positif tiga jenis narkotika.
"Jadi unsur yang kita temukan ini sudah keluar dari rumah sakit Khusus Daerah Duren Sawit. Jadi ada tiga jenis yang ditemukan yaitu amphetamine, metamfetamin, dan juga benzodiazepine. Jadi tiga ini positif," kata Kepala Polres Metro Jakarta Timur Kombes Leonardus Simarmata, Rabu (26/7).
Advertisement
Advertisement
merdeka.com
Advertisement
merdeka.com
Meski demikian, Leonardus saat ini masih mendalami berkoordinasi dengan pihak BNN untuk proses asesmen. Sebab, JK adalah seorang pengguna yang mana dimungkinan untuk menjalani pidana berupa rehabilitasi.
"Kita akan rekomendasi untuk dilakukan rehabilitasi. Nanti kita akan minta pendampingan dari BNN, maupun juga nanti mungkin dari apsifor sebagai mitra kerja kita. Sehingga benar-benar kita, yang kita perangi di sini adalah perilakunya bukan orangnya," kata Kapolres..
Advertisement
Advertisement
Dengan mencari ke lokasi tempat tinggalnya yang berada di sebuah apartemen.
"Karena saat ini masih terkunci, dan kunci dan lain-lain itu masih dipegang oleh pelaku. Kita, rencana ke depan kita akan dalami nanti dari alat komunikasi yang dimiliki oleh pelaku," kata Kapolres Jaktim.
Advertisement
Sebelumnya, JK sempat viral karena membawa kabur mobil layanan jalan tol milik PT KKDM dari Tol Jatiwaringin, Becakayu.
Dia kemudian memacu mobil patroli itu dengan kecepatan tinggi hingga keluar tol, selanjutnya menuju Jalan Jenderal Ahmad Yani, Matraman, Jakarta Timur (Jaktim). Di Jalan Jenderal Ahmad Yani, mobil layanan jalan tol yang dikemudikan JK sempat menabrak Honda Jazz berpelat D 1016 YR dan Toyota Rush berpelat B 1759 NJO lalu trotoar jalan. Usai kejadian, JK sempat menaiki kap mobil layanan jalan tol itu lalu meracau berteriak meminta tolong. Pelaku akhirnya diamankan ke kantor Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Lalu Lintas (Laka Satlantas) Jakarta Timur, Minggu (23/7) malam.