Pemprov DKI Tutup 96 Perusahaan Usai Karyawan Terpapar Covid-19

Dia menjelaskan, 96 dari 114 perusahaan tersebut ditutup sementara karena ditemukan karyawan terpapar Covid-19. Sedangkan 18 perusahaan sisanya sempat ditutup sementara karena tidak patuh dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pemprov DKI Tutup 96 Perusahaan Usai Karyawan Terpapar Covid-19
Anies Baswedan Teken Kepgub Perpanjangan PSBB Transisi. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah menyatakan, pihaknya telah melakukan sidak protokol kesehatan Covid-19 di 3.986 perusahaan saat PSBB masa transisi.

Kata dia, data tersebut tercatat sejak PSBB masa transisi 8 Juni sampai 8 September 2020. Sejumlah perusahaan mendapatkan peringatan hingga ditutup sementara.

"Dari jumlah itu ada 389 perusahaan mendapatkan peringatan pertama, 101 peringatan kedua dan 114 ditutup sementara," kata Andri dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9).

Dia menjelaskan, 96 dari 114 perusahaan tersebut ditutup sementara karena ditemukan karyawan terpapar Covid-19. Sedangkan 18 perusahaan sisanya sempat ditutup sementara karena tidak patuh dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

96 Perusahaan tersebut tersebar di lima kota administratif DKI Jakarta. Salah satunya ada 24 perusahaan yang ditutup di Jakarta Pusat.

"Enam perusahaan di Jakarta Barat, sembilan di Jakarta Utara, 24 di Jakarta Timur dan 33 perusahaan di Jakarta Selatan," ucapnya.

Sementara itu, tujuh perusahaan yang ditutup karena protokol tersebar masing-masing satu di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Kemudian ada empat perusahaan di Jakarta Selatan.

Diketahui, jumlah pasien positif Corona atau Covid-19 di Jakarta bertambah 1.015 kasus pada Selasa (8/9). Dengan penambahan tersebut jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 sebanyak 48.811 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan 36.451 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,7 persen.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 11.030 orang yang masih dirawat atau isolasi," kata Dwi dalam keterangan pers.

Sedangkan berdasarkan data yang dipaparkan akun Instagram @dkijakarta, terjadi peningkatan persentase keterisian Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19.

Dalam data hingga 6 September 2020, 77 persen dari 4.456 tempat tidur ruang isolasi di rumah sakit rujukan sudah terisi oleh pasien Covid-19.

Sedangkan 83 persen dari 483 tempat tidur ruang ICU di rumah sakit rujukan juga telah digunakan untuk merawat pasien Covid-19.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi